Ikatan Ulama Yaman

Ikatan Ulama Yaman

Sanaa, LiputanIslam.com –  Organisasi Ikatan Ulama Yaman, Rabitah al-Ulama al-Yaman, mengutuk klaim Arab Saudi dan sekutunya bahwa para pejuang Ansarullah (Houthi) melesatkan rudal ke arah Mekkah al-Mukarramah, tanah suci tempat Baitullah dan kiblat umat Islam berada.

“Para alim ulama Yaman telah mengikuti dengan penuh takjub serangan propaganda sensional, kebohongan nyata, dan kedustaan besar yang disebar luaskan oleh media negara-negara agresor itu. Media itu menebar klaim palsu dan fitnah bahwa bangsa (Yaman)  -yang dikenal yang bijaksana, beriman, dan disaksikan oleh sejarah sebagai bangsa yang berakhlak tinggi dalam keadaan damai maupun perang ini- berusaha membidik kiblatnya yang mulia, Kaabah, dan tempat-tempat suci Islam,” bunyi statemen Rabitah al-Ulama al-Yaman, sebagaimana dilansir situs organisasi ini, yemenscholars.com, Sabtu (29/10/2016).

Seperti diketahui, pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi Kamis lalu mengklaim berhasil mencegat dan merontokkan rudal balistik para pejuang Ansarullah Yaman yang mengarah menuju Mekkah al-Mukarramah, sementara para pejuang itu sendiri menyatakan rudal jarak jauhnya yang bernama Burkan 1 telah menyasak bandara King Abdulaziz di Jeddah, dan membantah mengarahkan rudal itu ke kota suci Mekkah. (Baca: Rudal Yaman Hantam Bandara Jeddah, Saudi Bawa Nama Mekkah)

Statamen Rabitah al-Ulama al-Yaman menambahkan, “Para ulama Yaman mencela cara-cara kotor, kedustaan, kebohongan, dan kesaksian palsu yang dianggap baik oleh negara-negara agresor untuk menutup kejahatan-kejahatan besar mereka di mana yang terbaru diantaranya ialah kejahatan besar terhadap para pelayat. Mereka pura-pura tidak mengetahui firman Allah; ‘Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya (QS. 4.93).’ Mereka juga bermaksud memblokade secara total bangsa ini sembari mengabaikan sabda Rasulullah saw, ‘Seorang perempuan masuk neraka lantaran (mengikat) seekor kucing.’”(Baca: Houthi: Saudi Bawa Nama Mekkah Untuk Menghasud Kaum Awam)

Ikatan Ulama Yaman menyatakan bahwa fitnah dan dusta sengaja ditebar oleh negara-negara agresor untuk menjustifikasi kontinyuitas kejahatannya terhadap bangsa Muslim Yaman dan mencemarkan citra bangsa ini dalam membela tanah airnya. Tapi para ulama Yaman yakin bahwa cara-cara demikian hanya akan sia-sia belaka berdasarkan firman Allah SWT;

“Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar (QS. 24.11).” (baca: Klaim Rudal Yaman Sasar Mekkah Jadi Ejekan Orang Saudi Sendiri)

Rabitah al-Ulama al-Yaman menyerukan kepada segenap kaum merdeka dunia, Muslim maupun non-Mulim, agar berpihak kepada bangsa tertindas Yaman dan tidak percaya begitu saja kepada fitnah dan agitasi Saudi dan sekutunya. (Baca: Iran: Saudi dan Uni Emirat Arab Bawa Kesucian Islam Untuk Ambisi Kotor)

Lembaga ini juga mengapresiasi kegagah beranian, sepak terjang, serta keberhasilan para pejuang Yaman mengembangkan kekuatan militer dan rudal berkat kebulatan tekad mereka dalam berjuang melawan serangan gerombolan negara agresor pimpinan Arab Saudi. (mm/saba/yemenscholars.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL