konvoi di mina saudiKairo, LiputanIslam.com – Majalah Mesir Rosa el-Youssef (RY) untuk pertama kalinya menyangkut Tragedi Mina menyerang pemerintah Saudi dengan menyebut Menteri Pertahanan Saudi Pangeran Mohammad bin Salman bertanggungjawab atas insiden yang menjatuhkan ribuan korban meninggal dunia tersebut.

Para pengamat menilai tidak mungkin majalah milik pemerintah Mesir itu memuat materi yang menyudutkan pemerintah Saudi itu tanpa seizin petinggi Mesir, terutama dari Kementerian Intelijen.

RY dalam sebuah artikelnya memuat keterangan para saksi mata asal Mesir dan Saudi sendiri bahwa tragedi mengerikan itu dipicu oleh konvoi mobil pangeran Saudi.

“Sejak sebelum penyelidikan dimulai, para pejabat Saudi sudah menepis keras masalah konvoi mobil Pangeran Mohammad bin Salman. Ini justru mengundang keraguan orang terhadap kebenaran pernyataan resmi Saudi dalam masalah ini,” tulis RY.

RY mengaku mengaku telah mewancarai banyak jemaah Mesir, termasuk Zainab Abdul Aziz, yang berada di barisan depan dan mengamati jalannya peristiwa mematikan itu dengan cermat. Dia mengatakan bahwa insiden berdesakan dan saling injak itu terjadi akibat adanya konvoi mobil tokoh penting Saudi yang membuat petugas memaksa para jemaah haji supaya menepi demi membukakan jalan bagi konvoi.

“Usai melontar Jumrah saya berada di dekat pintu keluar, dan sebelum saya dapat keluar tiba-tiba para petugas keamanan di tengah para jemaah haji berteriak-teriak, ‘Minggir! Buka jalan!’ Mereka menutup pintu keluar. Akibatnya, para jemaah terpaksa mundur. Semua orang yang berada di bagian depan melihat adanya konvoi mobil. Mobil terdepan adalah ambulan yang disusul dengan beberapa mobil besar warna hitam,” tutur Zainab.

Dia menambahkan, “Ditutupnya pintu keluar menimbulkan penumpukan jemaah hingga banyak yang jatuh dan terinjak. Konvoi itu memakan waktu tiga menit untuk melintas dan kemudian pintu-pintu keluar dibuka lagi, tapi dalam tempo yang singkat itupun ribuan orang terbunuh.”

Saksi lain, Ahmad Abdulrahman, bercerita, “Ketika saya kembali dari pelontaran Jamarat, polisi Saudi tiba-tiba menutup pintu-pintu keluar. Saya bertanya kepada polisi sebab penutupan, dan dia berkata ada beberapa tokoh penting sedang melintas dan salah seorang pangeran bersikukuh supaya dapat membawa banyak rombongan.”

Dia melanjutkan, “Banyak mobil yang melintas, dan pangeran itu menyuruh supaya semua pintu keluar bagi jemaah haji ditutup supaya jemaah tidak memenuhi jalan, dan konvoi mobilpun dapat melintas. Tapi ketika pintu-pintu keluar ditutup tiba-tiba terjadi kekacauan hebat. Saya melihat dengan mata kepala sendiri pasangan suami isteri Mesir terinjak-injak dalam keadaan saling berpegangan erat. Mobil-mobil ambulan sangat terlambat datang ke lokasi kejadian. Banyak orang yang bergelimpangan di jalan tak terselamatkan jiwanya akibat tidak adanya pertolongan.”

RY juga memuat keterangan para saksi mata asal Saudi sendiri yang mendukung pernyataan para saksi asal Mesir tersebut. RY juga menyebutkan bahwa aktivis HAM Saudi dan jurnalis Reuters di halaman Facebooknya telah memosting rekaman video konvoi puluhan mobil dan memastikan konvoi inilah yang menjadi pemicu utama Tragedi Mina. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL