Palestinians will never recognize Israel as "Jewish state"Ramallah , LiputanIslam.com – Presiden Palestina Mahmoud Abbas menegaskan bangsa Palestina tidak mungkin akan mengakui Israel sebagai “negara Yahudi”. Pernyataan ini dia kemukakan dalam pertemuan Dewan Pusat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Ramalallah, Tepi Barat Sungai Jordan, Sabtu (26/4/2014).

Abbas mengatakan, Palestina memang mengakui Israel pada tahun 1993, namun ini tidak lantas harus menyetujui keinginan Perdana Menteri (PM) Israel untuk mendeklarasikan Israel sebagai negara Yahudi.

Sebelumnya, Benyamin Netanyahu menyatakan pengakuan terhadap negara Yahudi sebagai prasyarat untuk segala pembicaraan mengenai negara Palestina.

Kamis lalu Rezim Zionis Israel memastikan penangguhan perundingan damai dengan Otoritas Palestina, menyusul penandatangan perjanjian Hamas-PLO untuk mendirikan pemerintahan persatuan nasional Palestina.

Tel Aviv juga bersumbar akan melakukan aksi balasan atas perjanjian tersebut dan menyatakan Israel tidak mungkin akan berhubungan dengan pemerintahan Palestina yang melibatkan Hamas. Netanyahu menyebut perjanjian Hamas-PlO sebagai “pukulan” terhadap Israel dan “pembunuhan” terhadap perundingan antara Tel Aviv dan Otoritas Palestina.

Namun, menurut Mahmoud Abbas, perjanjian itu tidak bertentangan dengan perundingan antara Palestina dan Israel.
Perundingan itu sendiri membentur jalan buntu pada bulan lalu sejak Israel menolak pembebasan gelombang terakhir pembebasan 104 tawanan Palestina paling lambat akhir Maret lalu, padahal pembebasan semua tawanan itu merupakan bagian dari kesepakatan untuk memulai perundingan yang disponsori oleh Amerika Serikat.

Dalam perundingan yang dimulai sejak Juli 2013, Palestina menolak beberapa tindakan Israel, terutama perluasan permukiman Zionis di berbagai wilayah pendudukan Palestina. Sumber-sumber Palestina menyebutkan bahwa kegiatan Israel memperluas permukiman tersebut masih menjadi ganjalan utama bagi perundingan damai Palestina-Israel. (mm/albawaba/jerussalempost)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL