Ramallah, LiputanIslam.com –   Ketua otoritas Palestina Mahmoud Abbas menyebut prakarsa Amerika Serikat (AS) yang dinamai “Deal of the Century” sebagai prakarsa dan celaka, dan mengingatkan bahwa penyelesaian kemelut Palestina harus dimulai dari masalah politik sebelum persoalan ekonomi.

“Siapa pun yang ingin menyelesaikan masalah Palestina harus memulai dengan masalah politik, bukan dengan menjual ilusi miliaran yang tak ada kaitannya dengan harapan  kami dan  tidak pula akan kami terima, karena urusan kami bersifat politis,” kata Abbas, sebagaimana dikutip kantor berita Palestina Wafa, Senin (27/5/2019).

Baca: Palestina Himbau Bangsa-bangsa Dunia Boikot Konferensi Bahrain

Dia menambahkan: “Perkara kami semakin maju selangkah demi selangkah dan kami akan mencapai, insya Allah, sebuah negara Palestina merdeka dengan al-Quds ( Yerusalem) sebagai ibukotanya, sedangkan Deal of the Century atau kesepakatan cela itu akan masuk neraka, dengan seizin Allah, dan proyek ekonomi yang akan mereka konferensikan pada bulan depan untuk menyuguhkan ilusi-ilusi kepada kami juga akan menuju neraka.”

Dia menambahkan, “Sudah kami katakan pernyataan kami dan akan terus kami katakan setiap saat, dan telah kami rilis pernyataan-pernyataan yang perlu bahwa kami tidak akan pernah menerima pertemuan (konferensi di Bahrain) itu dan hasil-hasilnya, karena mereka menjual kepada kami ilusi-ilusi yang sama sekali tidak akan mencapai apapun. Kami tidak memerlukan dukungan mereka, sebab berkat jerih payah anak-anak bangsa kami, Palestina,  kami sanggup membangun sebuah negara modern dengan segala keistimewaannya.”

Baca: Jenderal Iran Sebut Perjuangan Palestina Beralih Dari Batu Ke Rudal

Gedung Putih akan mengutarakan bagian pertama Deal of the Century dalam konferensi di Bahrain yang akan diselenggarakan pada akhir Juni mendatang.

Trump menyebut prakarsa itu diharapkan fokus pada upaya mendorong negara-negara donor Arab untuk berinvestasi di Tepi Barat dan Jalur Gaza sebelum menangani masalah-masalah politik yang menjadi substansi konflik. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*