Damaskus, LiputanIslam.com –  Sedikitnya 46 orang yang sebagian besar peziarah Muslim Syiah Irak terbunuh dan puluhan lainnya luka-luka terkena ledakan bom kembar di sebuah kawasan di kota lama Damaskus, Suriah, Sabtu (11/3/2017).

Insiden ini menjadi peristiwa serangan yang paling mematikan di ibu kota Suriah tersebut selama enam tahun negara ini dilanda gejolak pemberontakan dan terorisme.

Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM menyebutkan satu di antara bom itu merupakan serangan bom bunuh diri yang ditujukan ke sebuah area pemakaman Bab al-Saghir di kawasan al-Shaghur, kota lama Damaskus.

Bab al-Shaghir merupakan area pemakaman yang sebagian di antaranya adalah makam-makam yang diziarahi oleh umat Islam Syiah maupun Sunni.

Menurut lembaga tersebut, sedikitnya 46 orang terbunuh akibat ledakan ini dan sebagian besar korban adalah para peziarah Muslim Syiah dari Irak.

Kemlu Irak dalam pengumumannya tentang insiden ini menyebutkan korban meninggal dan luka ratusan orang.

“Data awal  menunjukkan jumlah syuhada hampir 40 orang Irak, dan sedangkan jumlah korban luka 120 orang, setelah bus-bus mereka disasar bom,” ungkap Jubir Kemlu Irak Ahmad Jamal.

Jumlah yang sama juga dinyatakan oleh Mendagri Suriah Mohammad al-Shaar.

Hingga berita ini disusun belum ada laporan mengenai kelompok mana yang bertanggungjawab atas serangan tersebut.

Di tengah suasana perang Suriah, kota Damaskus dan kawasan Zainabiyyah di selatan Damaskus masih sering diramaikan oleh para peziarah Muslim Syiah, terutama dari Irak dan Iran.(mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL