Baghdad, LiputanIslam.com –  Pasukan Irak menyatakan bahwa sejumlah tokoh senior, termasuk wakil dan menteri perang, kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) terbunuh di Irak akibat serangan jet tempur pasukan Negeri 1001 Malam ini.

Tanpa menyebutkan nama para gembong teroris yang tewas itu komando operasi gabungan Irak dalam sebuah statemennya, Senin (30/5),  menyatakan bahwa tiga orang di antaranya adalah pejabat intelijen dan keamanan ISIS, salah satu wakil pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi,  dan seorang komandan pengawas operasi teror ISIS yang bertanggungjawab mengawasi kegiatan surat menyurat ISIS. Selain mereka, beberapa komandan dan anggota ISIS lainnya juga dijempul ajal.

“Berdasarkan informasi dari satuan keamanan Kementeri Dalam Negeri, orang-orang itu tewas terkena serangan jet tempur Irak yang dilakukan dengan kerjasama komando umum operasi angkatan bersenjata di salah satu posisi ISIS di kota Qaim di bagian barat provinsi Anbar yang berbatasan dengan Suriah,” bunyi statemen tersebut, seperti dilansir Asharq al-Awsat.

Statemen itu juga menyebutkan lima orang petinggi ISIS lain juga terbunuh akibat serangan itu. Mereka adalah;

1. Komandan Brigade Tabuk di Suriah dan Irak.

2. Pejabat bidang surat menyurat wilayah Baghdad dan selatan yang merupakan sosok buronan pelarian Penjara Buka. Dia menderita luka parah sehingga dilarikan ke rumah sakit tapi nyawanya tak tertolong.

3. Komandan Brigade Inghimasi Arab yang berkewarganegaraan Arab Saudi.

4. Pejabat intelijen rezim Ba’ath Irak terguling dan pelarian Penjara Abu Ghraib. Dia sudah lama bekerjasama dengan Abu Bakar al-Baghdadi dan memiliki keahlian di bidang pembuatan bom dan bahan peledak.  Dia diangkat oleh al-Baghdadi sebagai komandan kawasan al-Rutbah dan mendapat perintah supaya dari situ dia bergerak menuju Baghdad.

5. Pejabat pengadilan ISIS wilayah Furat dan al-Barkah yang merupakan penduduk al-Qaim, Irak, dan pernah mendekam dalam Penjara Buka karena menjadi anggota jaringan teroris al-Qaeda. Dia juga termasuk orang dekat al-Baghdadi dan mengeluarkan fatwa pemenggalan banyak warga Irak.

Di bagian akhir dinyatakan bahwa dalam serangan itu pasukan udara Irak juga telah menewaskan tujuh teroris ISIS lainnya dan menyebabkan kebakaran pada sebuah pusat keuangan ISIS yang menyimpan dana sebanyak lebih dari tujuh miliar dinar. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL