Ankara, LiputanIslam.com –  Militer Turki menyatakan lima anggotanya tewas terkena serangan milisi Kurdi Unit Perlindungan Rakyat (YPG) terhadap sebuah tank pasukan Turki di wilayah Afrin di barat laut Suriah, Sabtu (3/2/2018).

Turki melancarkan operasi militer bersandi “Tangkai Zaitun” terhadap milisi Kurdi Suriah wilayah Afrin, Suriah utara,  sejak 20 Januari lalu dengan tujuan menumpas YPG yang didukung AS.  Ankara menyebut YPG sebagai organisasi teroris dan cabang Partai Pekerja Kurdi (PKK) yang dinyatakan sebagai organisasi terlarang di Turki karena telah mengangkat senjata sejak 1984 untuk menuntut status otonomi.

YPG merupakan tulang punggung Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang notabene kelompok militan anti-Damaskus yang didukung AS.

Turki memperingatkan bahwa operasi militernya di Afrin berkemungkinan menjangkau kota Manbij.

Turki juga telah membantu militan Pasukan Kebebasan Suriah (Free Syrian Army/FSA) untuk memerangi milisi Kurdi.

Pemerintah Suriah mengutuk operasi militer Tangkai Zaitun dan menyebutnya “agresi brutal” terhadap Afrin.  Pemerintah Suriah juga membantah klaim Turki bahwa Ankara sebelumnya telah memberitahu Damaskus ihwal operasi militer tersebut. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*