afghanistan isafKabul, LiputanIslam.com – Lima lagi tentara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) terbunuh di wilayah selatan Afghanistan Senin (9/6/2014).

“Lima anggota Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) tewas di wilayah selatan Afghanistan kemarin,” ungkap ISAF dalam sebuah statemennya Selasa (10/6/2014) tanpa menyebutkan dari negara mana saja tentara yang tewas tersebut.

“Sudah menjadi kebijakan ISAF untuk menunda prosedur identifikasi korban kepada otoritas nasional yang relevan,” tambah ISAF.
ISAF juga tidak menjelaskan lokasi persis para tentara itu tewas diserang militan. Sejauh ini hanya diketahui bahwa tentara Amerika Serikat (AS) dan Inggris sebagian besar ditempatkan di Afghanistan bagian selatan.

Disebutkan pula bahwa satu tentara asing juga tewas namun bukan akibat insiden militer.

Lima hari lalu satu personil NATO juga tewas diserang pemberontak di bagian timur Afghanistan sehingga jumlah korban tewas pasukan asing di Afghanistan sejak awal tahun ini mencapai 40 personil.

Menurut berbagai laporan, lebih dari 3,000 tentara asing tewas sejak pasukan sekutu pimpinan AS melancarkan invasi militer ke Afghanistan pada 2001 dengan dalih perang melawan terorisme. Invasi itu menyebabkan tergulingnya rezim ekstrimis Taliban.

Diperkirakan bahwa dewasa ini masih ada sekitar 50,000 pasukan asing di Afghanistan, yang 33,000 di antaranya adalah tentara AS.
Rencananya, pasukan koalisi akan ditarik dari Afghanistan pada akhir tahun 2014. Dengan demikian, tanggungjawab keamanan akan diserahkan sepenuhnya kepada pasukan Afganistan sendiri.

Namun, pekan lalu NATO, ISAF dan Menteri Pertahanan Afghanistan, Bismillah Khan Mohammadi, mengadakan pertemuan untuk membicarakan kontinyuitas dukungan pasukan koalisi kepada pasukan keamanan Afghanistan. (mm/tolonews/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL