perang aleppoLondon, LiputanIslam.com – Seperti pernah diberitakan, aliansi militan pemberontak dan teroris Jaish al-Fath yang terdiri atas 22 kelompok besar dan kecil dini hari Minggu (7/8/2016) berhasil memecah kepungan pasukan Suriah dari arah selatan Aleppo setelah satu minggu penuh melancarkan serangan mati-matian untuk memecah kepungan.

Mengomentari perkembangan ini, Abdel Bari Atwan, pemimpin redaktur laman berita Ray al-Youm yang berbasis di London, menyebutkan sejumlah faktor utama keberhasilan aliansi itu memecah kepungan pasukan pemerintah Suriah dan sekutunya yang sudah berjalan sekian minggu terhadap Aleppo timur yang menjadi markas kubu teroris dan pemberontak. Beberapa faktor ialah sebagai berikut;

Pertama, faktor kejutan di mana semua kelompok militan menghimpun semua kekuatannya. Mereka mengerahkan pasukan sebanyak lebih dari 7000 personil dalam serangan demi serangan mereka untuk mendobrak kepungan.

Kedua, gempuran serangan bunuh diri. Kubu militan tak segan-segan mengerahkan puluhan bom mobil untuk mematahkan pertahanan pasukan Suriah dan pangkalan-pangkalannya di kawasan akademi militer.

Ketiga, membanjirnya bantuan senjata buatan Amerika Serikat dan lain-lain melalui Turki kepada kelompok-kelompok militan, terutama kelompok teroris Front al-Nusra yang belakangan berganti nama menjadi Front Fath al-Sham setelah memisahkan diri dari jaringan teroris al-Qaeda. Senjata itu antara lain misil TOW anti-tank yang juga digunakan untuk menjatuhkan helikopter militer Rusia.

Keempat, tekanan mental yang dirasakan oleh militan ketika merasa terkepung total. Mereka tak memiliki opsi apapun kecuali “menyerah atau bertempur sampai mati”.

Kelima, mobilisasi media anti pemerintah Suriah, dan dalam hal ini channel Aljazeera memainkan peranan terbesar.

Betapapun demikian, Atwan menilai pecahnya kepungan itu masih belum signifikan karena di lokasi pecahnya kepungan masih terus diwarnai kontak senjata sengit. Atwan meragukan kemampuan kubu militan untuk mempertahankan pecahnya kepungan, karena “pertempuran masih baru dimulai”. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL