yaman ansarullahKairo, LiputanIslam.com – Menyusul pecahnya pertempuran sengit antara milisi Syiah al-Houthi atau gerakan Ansarullah dan pasukan Garda Kepresidenan Yaman di Sanaa, ibu kota negara ini, Liga Arab Senin kemarin (19/1/2015) menyerukan supaya pertempuran itu segera dihentikan.

Sebagaimana dilaporkan Sky News, Liga Arab menyerukan kepada semua pihak yang bertikai di Yaman supaya menghentikan segala bentuk kekerasan secepat dan menghormati supremasi undang-undang.

Dalam pertempuran yang terjadi kemarin sedikitnya dua orang tewas dan 14 lainnya menderita luka-luka.

Namun demikian, berbagai laporan menyebutkan bahwa biro politik Ansarullah menyatakan telah dibentuk komisi bersama Ansraullah dan perwakilan Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi untuk meredakan situasi dan menerapkan gencatan senjata.

Di pihak lain, menteri media Yaman menyatakan bahwa milisi Ansarullah telah menembaki konvoi mobil Perdana Menteri Khaled Bahah, tapi tidak sampai menjatuhkan korban.

Sementara itu, semua kedutaan besar negara-negara sahabat di Yaman diliburkan menyusul pecahnya kontak senjata antara Ansarullah dan pasukan Garda Kepresidenan di sekitar kantor presiden.

Ansarullah sejak 21 September lalu telah menguasai Sanaa serta mengembangkan pengaruhnya di kota-kota lain sambil terus menekan kelompok-kelompok militan yang terafiliasi dengan jaringan teroris al-Qaeda yang menjadi biang utama kacaunya keamanan di negara ini. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*