TelAviv, LiputanIslam.com –  Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman menyatakan Iran berusaha menciptakan “chokehold” (seni bela diri mengapit dan mencekik leher lawan dengan lengan dan bahu) di sekitar Israel dengan membantu membangun kelompok Hizbullah dan kelompok-kelompok “teroris” di Jalur Gaza, termasuk Hamas.

“Kami tidak akan ragu barang sesaat untuk mencegah Iran tidak membangun chokehold ini,” katanya dalam pidato pada sebuah seremoni Pasukan Pertahanan Israel (SDF), Rabu (25/10/2017).

Lieberman juga berbicara kepada Hizbullah dan mengatakan bahwa Iran telah membangun organisasi ini selama bertahun-tahun, bersamaan dengan Jihad Islam di Jalur Gaza dan sekarang Hamas.

“Situasi di Suriah, yang dipimpin oleh Iran, adalah bagian dari chokehold yang sama…Usaha mereka untuk mendirikan pelabuhan angkatan laut, bandara militer dan pangkalan di Suriah untuk milisi yang terdiri atas tentara bayaran Syiah yang dibawa dari Afghanistan, Pakistan dan Irak adalah bagian dari usaha berbahaya yang sama yang ditujukan kepada kita,” paparnya.

Menteri Pertahanan Israel juga berbicara mengenai upaya diplomatik internasional untuk menjaga stabilitas di kawasan tersebut, namun mengatakan semua ini dilakukan tanpa mengabaikan persiapan militer IDF.

Dia mengakhiri pidatonya dengan mengingatkan, “Kami tidak akan ragu barang sejenak untuk mencegah orang-orang Iran membangun chokehold ini, bahkan jika kita harus melakukannya sendiri jika usaha lain tidak membuahkan hasil.” (mm/jerussalemonline)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL