Riyadh, LiputanIslam.com – Juru bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi Mayjen Ahmed al-Asiri menyatakan bahwa skuadron pertama F-16 milik Israel ikut terlibat dalam perang Yaman dengan menyerang markas pelatihan para pejuang Ansarullah (Houthi) di provinsi Taiz, Yaman utara.

“Pada saat genting ini kita membutuhkan kekuatan militer Tel Aviv untuk mengendalikan gangguan lambat tapi bertahap Iran di Yaman. Saya berharap campur tangan Israel ini sangat tepat di Yaman dan akan menandai fajar baru dalam kemitraan Arab-Israel, dan seluruh dunia akan menyaksikan persahabatan dan hubungan damai antara tentara Kerajaan Arab Saudi dan negara Israel, ” ungkap al-Asiri seperti dilansir al-Okaz milik Saudi dan dikutip Liberty Fighter (LF) yang berbasis di Inggris.

Al-Asiri menambahkan bahwa pada tanggal 1 Mei lalu dua pesawat Beoing milik Angkatan Udara 747 Israel yang membawa persenjataan telah mendarat di pangkalan Khamis Mushait di Asir, Arab Saudi, untuk  membantu perang pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi terhadap Ansarullah.

Menurut Liberty Fighter Israel dan Saudi telah melakukan negosiasi rahasia mengenai bantuan udara kepada pasukan koalisi pimpinan Saudi untuk mengalahkan Ansarullah yang juga dikenal anti-Israel dan didukung oleh Iran.

Liberty Fighter menambahkan bahwa Ansarullah sampai sekarang tak terkalahkan meskipun dikeroyok oleh pasukan koalisi yang terdiri atas Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait,  Bahrain, dan Sudan serta tentara swasta bayaran antara lain Blackwater dan Dyna, dan meskipun pasukan koalisi ini diasistensi oleh AS dan Inggris. (mm/libertyfighter)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL