ulama saudi ibn uthaimin

Syaikh Utsaimin

Kairo, LiputanIslam.com – Badan Pemantau Fatwa “Syadz” (ganjil/asing/aneh/nyeleneh) yang bernaung di bawah Lembaga Fatwa Mesir (Darul Ifta’ al-Misriyyah) mengecam keras ulama terkemuka Arab Saudi Syaikh Utsaimin (Syaikh Muhammad bin Shalih bin Muhammad bin Utsaimin al-Wuhaiby at-Tamimi) dan menyebutnya sesat karena telah mengeluarkan fatwa nyeleneh yang membolehkan pembunuhan orang perempuan dan anak kecil sehingga syeikh berfaham Wahabi/Salafi ini menjadi panutan (marji’) bagi para ekstrimis untuk membunuhi warga sipil. Demikian dilaporkan portal berita Mesir, Albawaba, Selasa (17/11).

Badan pemantau fatwa itu menegaskan bahwa fatwa-fatwa sesat seperti itulah yang dijadikan media Barat sebagai bahan untuk mencoreng citra Islam, menebar Islamfobia di Barat dan membangkitkan sentimen anti umat Islam di tengah khalayak internasional.

Dilaporkan bahwa dalam fatwa yang memboleh pembunuhan kaum perempuan dan anak kecil itu Syeikh Utsaimin menyatakan,“Tampaknya, kita berhak membunuh orang perempuan dan anak kecil karena tindakan demikian dapat menghancurkan hati musuh dan menghinakan mereka, dan karena firman Allah Swt; ‘Maka barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu,’ (QS. al-Baqarah [2]: 194) berlaku umum.”

Badan pemantau fatwa Mesir menilai fatwa ini bertentangan dengan hadis Nabi saw yang melarang pembunuhan orang perempuan dan anak kecil dalam perang, yaitu hadis yang telah disepakati kesahihannya (muttafaq alaihi) yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar ra yang intinya ialah bahwa ketika Rasulullah saw melihat ada seorang perempuan terbunuh di sebagian perang Islam, beliau menolak dan menentang pembunuhan perempuan dan anak kecil.

Menurut badan itu, fatwa Syeikh Utsaimin juga bertentangan dengan kaidah syar’iyah yang menegaskan, “(yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain” (QS. al-Najm [53]: 38, dan pada Haji Wada’ Rasulullah saw bersabda bahwa dosa seseorang tidak dapat dilimpahkan kepada orang lain.

Badan ini juga mengutip pesan Nabi saw kepada para sahabatnya saat akan berangkat perang; “Berangkatlah dengan Nama Allah, dengan Allah, di atas millah utusan Allah, dan janganlah kalian membunuh lansia, anak kecil, dan orang perempuan, dan janganlah kalian bertindak melebihi batas…”

Badan pemantau fatwa Mesir tidak menyebutkan judul buku atau kitab yang memuat fatwa sesat ulama terkemuka Arab Saudi itu. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL