Moskow, LiputanIslam.com –  Menlu Rusia Sergey Lavrov menyatakan tiga negara terkemuka Eropa (Inggris, Perancis, dan Jerman) sepakat untuk melanjutkan aktivitas perdagangannya dengan Iran tapi tanpa menggunakan mata uang Dolar Amerika Serikat (AS).

Seperti dilaporkan RT, Senin (9/7/2018), Lavrov yang telah menghadiri pertemuan para menlu negara-negara anggota komisi bersama perjanjian nuklir di Wina, ibu kota Austria, Jumat lalu, mengatakan, “Semua sepakat bahwa sanksi AS (terhadap Iran) sama sekali tidak sah dan merupakan kebijakan yang tertolak.”

Usai pertemuan itu Uni Eropa (UE) merilis pernyataan bahwa organisasi ini memprioritaskan penjagaan jalur-jalur perbankan, kontinyuitas ekspor migas Iran, dan pengadaan situasi yang kondusif bagi investasi di Iran.

Seperti diketahui, sejak keluar secara sepihak dari perjanjian nuklir Iran AS menyatakan akan menerapkan lagi embargo dan sanksinya terhadap Iran. Karena itu, AS lantas menebar tekanan agar negara-negara lain mengikuti tindakan AS, namun tekanan ini mendapat perlawanan dari berbagai negara, terutama Rusia. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*