Teheran, LiputanIslam.com – Sekjen Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran Laksamana Ali Shamkhani menegaskan bahwa negaranya akan terus melanjutkan proyek rudalnya.  Dia juga menyatakan  bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan berani menyerang Iran.

“Iran bukan saja tidak akan berunding dengan siapapun mengenai program rudalnya, melainkan juga akan terus memperkuat kemampuan rudalnya,” tegas Shamkhani dalam wawancara saluran Aljazeera yang berbasis di Qatar, Rabu (23/5/2018).

Menanggapi desakan AS agar Iran berhenti menyokong kelompok-kelompok pejuang di Timteng, dia menyatakan, “Kami akan terus menyokong Hamas, Jihad Islam, Hizbullah, dan Poros Resistensi di kawasan.”

Mengenai perang Yaman dia mengatakan bahwa Ansarullah (Houthi) menyambut baik usulan gencatan senjata di bulan suci Ramadhan, tapi Arab Saudi menolaknya.

Mengenai hubungan Iran dengan Saudi, Shamkhani memastikan negaranya siap memulai dialog konstruktif dengan Arab Saudi tanpa prasyarat apapun.

Sedangkan mengenai ancaman AS terhadap Iran dia bersumbar, “AS tidak akan berani melancarkan serangan militer terhadap Iran, dan sanksi ekonominya terhadap Iran akan gagal.”

Menanggapi pernyataan sebagian pejabat Rusia bahwa seluruh pasukan asing yang berarti mencakup pasukan Iran dan Hizbullah harus keluar dari Suriah, Shamkhani menegaskan, “Kami tidak akan keluar dari Suriah, dan keberadaan kami di negara ini tetap berlanjut atas kehendak pemerintah Suriah.”

Mengenai kemungkinan AS akan bertingkah di perairan Teluk Persia dia menegaskan, “Segala bentuk pelanggaran dan agresi AS tak syak lagi akan langsung mendapat balasan dari Iran.” (mm/farsnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*