al-aqsa palestina5BaitulMaqdis, LiputanIslam.com – Untuk kedua kalinya dalam dua pekan terakhir Rezim Zionis Israel menyatakan tidak memberlakukan batasan usia bagi jamaah shalat Jumat Masjid al-Aqsa di Baitul Maqdis (Jerussalem).

“Sejauh ini tidak ada pemberlakukan pembatasan bagi masuknya jamaah shalat,” ujar juru bicara polisi Israel, Luba Samri, Kamis (20/11), sebagaimana laporkan Times of Israel.

Dia menambahkan bahwa masalah ini masih dikaji dan jika dirasa perlu maka bisa jadi pembatasan akan diberlakukan lagi.

Pekan lalu Israel juga tidak menerapkan pembatasan tersebut, dan ini merupakan pertama kalinya dalam lima tahun terakhir.

Sebelum itu, polisi Israel selalu membatasi secara ketat jamaah shalat dengan menerapkan ketentuan usia. Pembatasan terketat di antaranya ialah penerapan ketentuan yang melarang masuk jamaah berusia di bawah 50 tahun.

Pembatasan itu dicabut Israel menyusul pertemuann segi tiga Raja Abdullah II dari Jordania, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry di Amman, ibu kota Jordania.

John Kerry mengatakan bahwa dalam pertemuan di Amman itu Netanyahu serius berjanji untuk mengurangi ketegangan antara Palestina dan Israel dan memulihkan kondisi Masjid al-Aqsa.

Pencabutan pembatasan ini tak pelak membuktikan efektivitas perlawanan yang dalam beberapa minggu terakhir ini ditunjukkan oleh rakyat Palestina secara intensif dan masif, terutama sejak para ekstrimis Zionis berulangkali mendatangi komplek masjid, dan Israel bahkan bemaksud menerapkan pembagian waktu kunjung ke komplek ini, sebagian untuk warga Muslim dan sebagian untuk warga Yahudi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL