polisi mesirKairo, LiputanIslam.com – Lima militan anggota kelompok Ansar Bait al-Maqdis yang terafiliasi dengan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas di tangan polisi Mesir dalam sebuah kontak senjata, Minggu (21/12).

Menurut laporan AFP, Kementerian Dalam Negeri Mesir menyatakan bahwa kawanan teroris melepaskan tembakan ketika pasukan keamanan menyerbu sebuah area pertanian tempat mereka bersembunyi dan menyiapkan bom.

“Kontak senjata lantas terjadi, mengakibatkan lima anggota sel teroris tewas, sementara satu polisi terluka,” lanjutnya.

Area pertanian itu terletak di provinsi Sharqiya di kawasan Nile Delta di timur laut Kairo.

Polisi menyita bom sabuk, sejumlah besar senjata dan amunisi serta menemukan bom mobil di lokasi peristiwa.

Tiga di antara lima militan yang tewas telah diketahui identitasnya. Mereka adalah Abdel Fattah Ayed Marzouk Salman, Hamdeen Salman Saad dan Mouaz Ibrahim Abdel Rahman. Orang yang terakhir adalah putera pemimpin Ansar Bait al-Maqdis, Ibrahim Abdel Rahman, yang sedang mendekam di dalam penjara Mesir.

Sementara itu, juru bicara militer Mesir Brigjen Mohamed Samir Minggu kemarin juga menyatakan pihaknya berhasil membunuh 14 militan dan meringkus 35 lainnya dalam beberapa operasi terpisah di Semenanjung Sinai.

Ansar Bait Maqdis yang belakangan menyatakan baiat kepada ISIS adalah kelompok yang menyatakan bertanggungjawab atas serangan bom yang menewaskan 30 tentara Mesir di kawasan Sinai Utara pada 24 Oktober lalu. Serangan ini membuat pemerintah Mesir mengumumkan situasi darurat di kawasan tersebut.

Kelompok itu menyatakan bahwa serangan itu adalah dalam rangka membalas aksi kekerasan pemerintah Mesir terhadap para pendukung presiden terguling Mohamed Morsi yang telah menewaskan sedikitnya 1,400 orang. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL