KuwaitCity, LiputanIslam.com –  Wakil Menteri Luar Negeri Kuwait Khaled al-Jarallah  mengecam keras Arab Saudi karena ada pejabat Saudi yang menyebut seorang menteri Qatar sebagai tentara bayaran.

Wakil Menteri Luar Negeri Kuwait Khaled al-Jarallah Jumat (26/1/ 2018) mengaku telah memanggil Duta Besar Arab Saudi untuk mengajukan keluhan.

“Kami menyampaikan kemarahan atas penghinaan terhadap menteri kami, Khaled al-Roudhan,” kata Al-Jarallah.

Kemarahan ini dipicu oleh pernyataan Menteri Pemuda dan Olah Raga merangkap penasihat istana Kerajaan Arab Saudi, Turki Al-Sheikh, melalui akun Twitter-nya yang menyebut Menteri Perdagangan dan Industri Kuwait Khaled Al-Roudhan sebagai tentara bayaran.

“Al-Roudhan cuma tentara bayaran, dia tidak akan menyakiti hubungan historis Saudi dengan saudaranya, Kuwait….  Apa yang dia katakan tidak mewakili apa pun kecuali dirinya,” ciut Al- Sheikh.

Al-Sheikh membuat pernyataan pedas ini karena Al-Roudhan turut serta dalam kunjungan delegasi Kuwait ke Doha yang disambut Emir Qatar Sheikh Tamim.

Penghinaan terhadap Al-Rouhan tak pelak menggemparkan Kuwait dan bahkan membuat parlemen negara ini mendesak pemerintah agar menaggapinya.

Al-Roudhan dan rombongannya berkunjung ke Doha untuk menyampaikan apresiasinya kepada Sheikh Tamim yang telah berkiprah dalam upaya menyudahi pembekuan persatuan sepak bola Kuwait oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), sementara pihak Saudi sebelumnya mengaku juga andil dalam upaya tersebut.

Saudi terpukul oleh kunjungan Al-Roudhan ke Qatar lantaran Saudi dan sekutunya (Mesir, Uni Emirat Arab, dan Bahrain ) sudah sekian lama memusuhi dan memboikot negara Qatar dengan dalih bahwa Doha menyokong terorisme. (mm/rayalyoum/siasat)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL