tank peshmerga irakBaghdad, LiputanIslam.com – Juru bicara Kementerian Peshmerga Kurdistan Irak, Jabar Yawar, menyatakan bahwa pemerintahan semi otonomi ini menyatakan siap mengirim pasukan Kurdi, Peshmerga, ke kota Ain al-Arab atau Kobane, Suriah, untuk membantu para pejuang Kurdi berperang mempertahan kota itu dari serangan pasukan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Sedang dilakukan upaya-upaya dalam rangka ini, dan kami siap mengirim mengirim pasukan pendukung dari darat maupun dari udara ke Kobane,” ungkap Yawar, Senin (20/10), sebagaimana dilaporkan Reuters dari Baghdad.

Sebelumnya, di hari yang sama pemerintah Turki menyatakan akan mengizinkan penggunaan wilayahnya oleh orang-orang Kurdi yang ingin bergabung dengan para petempur Kurdi Kobane melawan ISIS.

“Kami akan membantu pasukan Peshmerga menyebrang ke Kobane,” kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu kepada wartawan di Ankara sembari menyebutkan bahwa pembicaraan mengenai masalah ini masih berlangsung.

Pernyataan Cavusoglu tersebut cukup mengejutkan karena sebelumnya para pejabat Ankara menyatakan pihaknya tidak akan mengizinkan penggunaan wilayahnya untuk pengiriman bantuan ke Kobane.

Turki Terindikasi Dukung ISIS cs

Laporan lain dari lembaga pemberitaan al-Ittijah, Irak, menyebutkan bahwa data-data yang ada dalam paspor para teroris di Irak dan Suriah yang jatuh ke tangan pasukan Kurdi mengindikasikan dukungan pemerintah Turki kepada mereka. Menurut al-Ittijah, indikasi itu terlihat dari adanya stampel izin keluar untuk para teroris asing menuju Suriah.

Al-Ittijah melaporkan bahwa beberapa paspor para teroris yang berasal dari berbagai negara telah jatuh ke tangan petempur Kurdi yang berjuang mempertahankan desa Ras al-Ain di dekat Kobane. Dari data-data yang tertera dalam paspor-paspor itu terbukti bahwa pemerintah Turki memberi kemudahan bagi para teroris asing untuk menyeberang ke Suriah dari wilayah perbatasan Turki.

Bantuan Untuk Pejuang Kobane Dibom AS

Beberapa jet tempur Amerika Serikat (AS) telah mengebom barang-barang bantuan yang telah dikirim kepada para pejuang Kurdi di Kobane. Pengeboman itu dilakukan dengan dalih bahwa bantuan itu dikhawatirkan jatuh ke tangan kawanan teroris ISIS.

“Bantuan senjata, bahan makanan dan obat-obatan yang telah dijatuhkan melalui udara di sekitar Kobane, Suriah, untuk para petempur Kurdi telah dimusnahkan melalui serangan udara beberapa pesawat pengebom AS karena dikhawatirkan barang-barang itu malah jatuh ke tangan ISIS,” ungkap komando pusat AS, sebagaimana diberitakan Sky News.

Komando pusat AS mengklaim bahwa masih ada barang-barang lain yang selamat dan sudah diambil oleh para pejuang Kurdi.

Barang-barang itu telah dikirim ke Kobane untuk pertama kalinya sejak kota itu dikepung oleh kawanan teroris ISIS dalam kurun waktu sekitar satu bulan terakhir. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL