kuburan massal di sinjarArbil, LiputanIslam.com – Pasukan Kurdistan Irak, Peshmerga, Minggu (15/11) kembali menemukan satu kuburan massal korban kelompok teroris takfiri ISIS di kota Sinjar setelah sebelumnya juga menemukan kuburan massal di kawasan utara Irak yang berbatasan dengan Suriah tersebut.

Qasim Samir, salah seorang pejabat Kurdi Irak di Sinjar mengatakan kepada Associated Press bahwa di kuburan massal pertama ditemukan sebanyak 78 mayat perempuan, sedangkan di kuburan massal kedua ditemukan sebanyak 50 – 60 mayat yang terdiri atas laki-laki, perempuan dan anak kecil.

Seperti pernah diberitakan, Jumat lalu pemerintah otonomi Kurdistan Irak mengumumkan pasukannya berhasil membebaskan kota Sinjar yang diduduki ISIS sejak musim panas 2014. Operasi pembebasan berjalan sangat cepat dan hanya berlangsung dua hari dengan melibatkan 7500 personil yang dibantu relawan Yazidi. Ada yang menyebutkan bahwa operasi berjalan cepat karena jumlah teroris ISIS di Sinjar hanya beberapa ratus orang sehingga tak ada perlawanan yang berarti.

Pemimpin Kurdistan Irak Masoud Barzani saat mengumumkan keterbebasan Sinjar memastikan prestasi baru Peshmerrga ini akan sangat membantu proses penumpasan ISIS di Mosul, ibu kota provinsi Nineveh, yang juga terletak di Irak utara.

Selama menduduki Sinjar, gerombolan teroris takfiri berdarah dingin itu dilaporkan telah melakukan berbagai aksi kejahatan yang sangat mengerikan, termasuk pembataian massal warga penganut sekte Yazidi serta pemerkosaan dan perbudakan terhadap kaum perempuan warga minoritas Irak ini, termasuk anak-anak di bawah umur. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL