Sanaa, LiputanIslam.com –  Pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi kembali menebar serangan udara dengan sasaran rumah-rumah penduduk, area perdagangan, dan masjid di Yaman hingga menjatuhkan banyak korban sipil, termasuk anak kecil dan kaum perempuan.

Dilaporkan bahwa 13 orang terbunuh dan sejumlah besar lainnya terluka akibat serangan udara kubu Saudi terhadap sasaran-sasaran tersebut di distrik Durayhimi, provinsi Hudaydah, Selasa (14/8/2018).

Departemen Kesehatan Yaman menyatakan bahwa menyusul serangan udara itu pasukan sekutu Saudi di darat melarang keluar masuk mobil-mobil ambulan di distrik Durayhimi untuk melarikan para korban.

Menteri Kesehatan Yaman lantas mendesak Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dan organisasi-organisasi kesehatan dunia lainnya agar bertanggungjawab atas apa yang terjadi di Durayhimi dan segera bergerak melarikan para korban ke rumah sakit di kota Hudaydah.

Distrik Durayhimi terletak di 20 kilometer utara kota Hudaydah dan dihuni oleh sekira 3000 penduduk. Distrik ini sempat jatuh ke tangan pasukan koalisi Arab lalu berhasil dibebaskan oleh tentara dan pasukan Komite Rakyat, tapi pasukan koalisi berusaha merebutnya lagi.

Laporan lain menyebutkan sebuah bom telah meledak dengan sasaran konvoi mobil politisi Amin Ahmad Mahmud, gubernur Taiz yang diangkat oleh pasukan koalisi, ketika sedang melintas di kawasan Inma di kota Aden, Yaman selatan.

Beberapa sumber media menyebutkan bahwa Mahmud terluka dan sejumlah pengawalnya tewas akibat ledakan ini. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*