Tokoh oposisi Bahrain, Sayyid Murtadha al-Sanadi

Manama, LiputanIslam.com – Kelompok oposisi Bahrain al-Wifa al-Islami mengumumkan perlawanan bersenjata terhadap rezim yang berkuasa di negara ini, sementara unjuk rasa anti penguasa terus berlangsung menyusul eksekusi penguasa terhadap tiga pemuda.

Dalam penggalan video pidatonya yang dilansir al-Alam, Senin (16/1/2017), Sayyid Murtadha al-Sanadi dari gerakan al-Wifa al-Islami menegaskan bahwa tahap revolusi damai tidak mendatangkan apa-apa kecuali penindasan, dan karena itu para pendukung gerakan ini akan tampil di lapangan dengan gerakan bersenjata.

Rakyat Bahrain telah menggelar prosesi pemakaman secara simbolik untuk tiga pemuda yang dieksekusi, karena otoritas Bahrain menolak menyerahkan tiga jenazah mereka kepada keluarga masing-masing dan menguburnya tanpa prosesi.

Semua tindakan penguasa Bahrain ini tak pelak menyulut unjuk rasa akbar di berbagai penjuru negara ini hingga terjadi bentrokan sengit antara massa dan aparat hingga jatuh puluhan korban luka. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL