perundingan yaman di jenewa2Jenewa, LiputanIslam.com – “Delegasi Sanaa” yang terdiri atas faksi Ansarullah dan aliansinya dalam perundingan yang sedang berlangsung di Jenewa, Swiss, meminta supaya serangan udara Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman dihentikan secara permanen, sementara “delegasi Riyadh” yang mewakiliki pemerintahan pengasingan Yaman yang didukung Arab Saudi menghendaki gencatan senjata untuk sementara waktu. Demikian dinyatakan oleh sumber yang dekat dengan jalannya perundingan tersebut, sebagaimana dilansir Alalam, Jumat (19/6).

Dua keinginan itu mengemuka manakala Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan gencatan senjata secepatnya di Yaman untuk memuluskan pengiriman bantuan bahan makan kepada para korban perang serta membuka blokade terhadap Yaman.

Delegasi Riyadh juga menolak penarikan kelompok bersenjata dari semua kota dan hanya menghendaki penarikan dari kota Aden semata.

Di pihak anggota delegasi gerakan Ansarullah, Mohammad al-Zubairi, menyatakan bahwa penarikan kelompok bersenjata dari kota-kota harus dilakukan setelah berjalannya otoritas presiden dan pembentukan pemerintahan di Sanaa serta pemulihan angkatan bersenjata Yaman, karena jika tidak maka pihak yang diuntungkan adalah gerombolan teroris al-Qaeda.

Anggota lain delegasi Ansarullah Hamzah al-Houthi dalam konferensi pers di Jenewa mengatakan pihaknya mendukung gencatan senjata yang diusulkan oleh PBB, namun Saudi dan sekutunya menolak usulan ini.

Dia juga menegaskan bahwa perundingan ditujukan untuk membahas pemulihan kanal-kanal politik untuk menyelesaikan krisis. Menurutnya, Ansarullah berharap perundingan dapat mengarah kepada beberapa prinsip yang memungkinkan semua faksi politik Yaman untuk mendapatkan solusi yang menyeluruh.

Alalam juga melaporkan bahwa di hari pertama bulan suci Ramadhan, Saudi telah menggunakan senjata terlarang berupa bom tandan terhadap kamp pengungsi al-Mazrah di provinsi Hajjah di bagian barat laut Yaman.

Saudi melancarkan tiga kali serangan terhadap distrik Midi serta enam kali serangan terhadap kawasan al-Khidir dan al-Madakhish di Hajjah.

Jet tempur Saudi juga menggempur distrik Razah, provinsi Sa’dah dengan beberapa kali serangan yang menimpa daerah permukiman di kawasan Bani Mouin. Sumber kesehatan Yaman menyatakan serangan ini menjatuhkan sedikitnya 15 korban tewas dan luka. Sebelum itu, serangan Saudi ke Razah telah menghancurkan dua masjid.

Selain itu, pesawat temopur Saudi juga meningkatkan serangan ke kawasan Bi’ir Ahmad di bagian selatan Aden hingga menjatuhkan beberapa korban dari kalangan sipil. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL