Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan Arab Suriah (SAA) terus bergerak cepat di kawasan Ghouta Timur menekan kelompok-kelompok bersenjata dan berhasil menguasai lebih dari 80% wilayah ini.

Laman berita al-Watan milik Suriah, Senin (19/3/2018), melaporkan bahwa pertempuran di kawasan di timur Damaskus, ibu kota Suriah, ini sudah mendekati ujungnya. SAA terus menyapu dengan cepat markas-markas pemberontak dan teroris, dan tersiar kabar bahwa kawanan bersenjata itu meminta diperkenankan keluar menuju Suriah utara.

Kantor berita resmi Suriah, SANA, melaporkan bahwa SAA, Senin, melancarkan operasi pemberantasan sarang-sarang terakhir teroris di kota Sabqa dan Kfar Batna setelah kawanan bersenjata menelan  banyak kerugian jiwa dan peralatan tempur.

SAA mulai menguasai Sabqa dan Kfar Batna sejak  Sabtu lalu, dan dua kota ini tercatat sebagai sarang terbesar organisasi-organisasi teroris dan milisi yang bersekutu dengan teroris di bagian selatan Ghouta Timur.

SAA menggelar operasi militer secara intensif sembari menggunakan taktik yang sesuai dengan kondisi setempat demi menghindari jatuhnya korban sipil yang bertahan dalam rumah mereka dan menunggu kedatangan SAA untuk pembebasan mereka dari dominasi kawanan teroris.

SAA kini bekerja keras untuk mengamankan warga tersebut dan mulai melakukan penyisiran jalanan, bangunan, dan terowongan-terowongan teroris yang mereka temukan, serta mengamankan jalur-jalur tengah dan utara bagi keluarnya penduduk yang terkepung oleh kawanan teroris.

Media setempat menyebutkan bahwa SAA kini menguasai lebih dari 80% wilayah Ghouta Timur. Sumber-sumber lokal mengatakan kepada al-Watan bahwa kawanan bersenjata telah kabur dari Sabqa menuju Hazah, Zamalka, dan Arbin setelah SAA memasuki Sabqa, sementara penduduk tetap bertahan dalam rumah mereka.

SAA di Sabqa tidak menemukan banyak gudang senjata dan kubu pertahanan karena kondisi di sana memang kurang mendukung keberadaan kawanan bersenjata.

Dua kelompok bersenjata besar Failaq al-Rahman dan Ahrar al-Sham meminta diperkenankan keluar menuju Suriah utara, tempat pasukan oposisi Pasukan Kebebasan Suriah (FSA) menggelar operasi militer ilegal bersandi Tangkai Zaitun bersama pasukan Turki terhadap milisi Kurdi, sementara kelompok teroris Jabhat al-Nusra meminta keluar menuju provinsi Idlib. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL