Tentara dan relawan Irak berpose setelah membebaskan Amirli. Sumber: Alalam

Baghdad, LiputanIslam.com – Kepungan kelompok ekstrimis bersenjata Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang telah berlangsung lebih dari 70 hari akhirnya jebol dan buyar di terjang pasukan dan relawan Irak, Ahad (31/8), demikian dilaporkan oleh TV al-Iraqiyya sembari menayangkan pemandangan riuh pesta kemenangan warga Amirli.

Pasukan Irak dan relawan memulai operasi ganyang ISIS di sekitar Amirli sejak Jumat lalu (29/8). Hari Sabtu (30/8) berbagai posisi ISIS di sekitar kota kecil di provinsi Salahuddin, Irak utara, yang dihuni oleh lebih dari 18,000 warga Syiah Turkmen itu digempur peluru mortir dan roket. Pasukan dan relawan terus bergerak maju tahap demi tahap, dan sejak Ahad pagi kemarin mereka melancarkan tahap terakhir serangan darat dan berhasil membuyarkan kepungan gerombolan teroris haus darah tersebut.

anak amirli irak

Bocah kecil Amirli pun ikut bertempur mempertahankan kotanya melawan ISIS.

Sebelumnya, penduduk Amirli sendiri bertahan lebih dari dua bulan mempertahankan kota itu mati-matian dalam kondisi serba krisis, mulai dari bahan makanan, air bersir hingga obat-obatan. Tak seperti penduduk di beberapa kota lainnya, mereka pantang menyerah kepada ISIS dan bersumpah untuk mempertahankan kotanya hingga nafas terakhir.

Kadim al-Isawi alias Abu Du’a, komandan Brigade al-Salam yang ikut terlibat dalam operasi pembebasan Amirli mengatakan bahwa para pengepung kebanyakan adalah para loyalis diktator Saddam Hossein dan partai Baath terguling.

Seorang pejabat keamanan Irak mengatakan bahwa Hadi al-Amiri, Ketua Lembaga Badar dan Menteri Transportasi Irak berada di barisan terdepan dalam operasi pembebasan itu.

“Amiri dan putera-puternya berada di barisan terdepan pasukan pendobrak kepungan,” kata pejabat tersebut.

Sumber-sumber keamanan menyebutkan bahwa pembebasan kota Amirli dari kepungan ISIS berlanjut dengan pembebasan jalur akses antara Tuz dan Khurmato oleh pasukan Irak.

Lembaga pemberitaan al-Sumaria melaporkan bahwa Jaseem Mohammad Jakfar, salah seorang komandan Turkmen, bahwa desa-desa sekitar Amirli juga bebas dari cengkraman teroris takfiri ISIS.

“Pasukan keamanan didukung pasukan relawan hari ini berhasil merealisasikan kemenangan. Pasukan ini juga akan mengendalikan keamanan jalur akses antara Baghdad dan Kirkuk menyusul keberhasilan mereka mengatasi kepungan terhadap Amirli,” katanya.

amirli bebas06

Pasukan relawan ketika bergerak menuju Amirli

Sementara itu, Hakim al-Zamili, anggota parlemen dari fraksi al-Ahrar menepis laporan adanya andil AS dalam operasi pembebasan Amirli yang berjarak 160 kilometer dari Baghdad tersebut. Dia mengatakan bahwa ketika pasukan keamanan dan Brigade al-Salam sudah tiba di sekitar Amirli pemerintah Baghdad menolak keinginan Amerika Serikat (AS) untuk mendukung operasi itu dengan serangan udara.

Sebelumnya, Kepala Administrasi Wilayah Sulaiman Bek, Talib Mohammad al-Bayati, mengatakan bahwa AS sempat terlibat dan telah membom beberapa posisi ISIS hingga menewaskan sekitar 35 teroris pengepung Amirli.

Perdana Menteri Incumbent Irak Nouri al-Maliki dalam kontak telefon dengan sejumlah pejabat keamanan dan militer Irak menyampaikan ucapan selamat kepada pasukan Irak atas bebasnya kota Amirli. Dia juga mengapreasi ketangguhan penduduk Amirli dalam berjuang mempertahankan kotanya.

Di bagian lain, Juru Bicara Militer Irak Brigjen Qassim Atta dalam jumpa pers di Baghdad Ahad kemarin menegaskan bahwa pasukan Irak berhasil menghancurkan barisan pasukan ISIS di Amirli.

“Pasukan baris depan Irak masuk ke Amirli dari arah desa Habash di selatan kota ini, sementara pasukan kami lainnya terus bergerak maju dari tiga arah lain dengan kondisi kontak senjata sengit,” jelasnya, sebagaimana dilansir Alalam.

Bersamaan dengan ini, Kepala Administrasi Wilayah Sulaiman Bek, Talib Mohammad al-Bayati, kepada Associated Press mengatakan, “Angkatan Bersenjata, polisi dan relawan telah masuk ke kota Amirli dan berhasil memdobrak kepungan terhadap penduduk setempat setelah terlibat kontak senjata dengan kawanan bersenjata yang mengepung kota itu.”

Dia menambahkan bahwa banyak pasukan ISIS yang tewas dan cidera, sementara yang selamat kabur meninggalkan posisi-posisinya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL