Israel-funeralAl-Khalil, LiputanIslam.com –  Israel mengungkap identitas pria yang tewas akibat ditembak orang tak dikenal di al-Khalil (Hebron) yang terjadi Senin malam 14 April lalu.   Mengutip laporan Radio Angkatan Bersenjata Israel, Times of Israel Selasa (15/4/2014) menyebutkan bahwa korban adalah Baruch Mirzahi, 47 tahun, petinggi Badan Reserse Kriminal Kepolisian Israel  yang juga pernah bekerja sebagai  intelijen Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Dari hasil investigasi awal IDF diketahui bahwa pria bersenjata tak dikenal  telah mendekati Rute 35 dekat Idna dengan berjalan kaki. Kemudian, dari jarak hanya beberapa meter dia memuntahkan puluhan peluru dengan senapan otomatis jenis Kalashnikov ke arah mobil yang lewat.
Mizrahi tewas ketika mobilnya diterjang sejumlah peluru, sedangkan isterinya mengalami cidera patah tulang dan dirawat di rumah sakit Sha’arei Tzedek, Baitul Maqdis (Jerussalem).

Menurut PressTv, media Israel Kamis (16/4/2014) menyebut Mirzahi sebagai pejabat kepolisian Israel yang gigih menjalankan operasi pembunuhan yang “berkualitas” di kota pendudukan al-Khalil.

Menyusul insiden tersebut, tentara Israel segera mengepung kawasan Idna dan sempat mencurigai dan menangkap pria Palestina bernama Mahmoud Ahmed Nimer tapi kemudian melepaskannya. Israel juga mengerahkan para intelijennya untuk memburu pelaku penambakan tersebut.

Di pihak lain, Menteri Agama Palestina Mahmoud al-Habash menyatakan prihatin atas insiden tersebut. Sedangkan gerakan Hamas dan Jihad Islam, meskipun tidak memastikan bahwa pelaku serangan itu adalah pejuang Palestina namun menyebutnya sebagai reaksi yang wajar terhadap rezim yang telah berbuat kejam terhadap bangsa Palestina, menodai kesucian Masjid al-Aqsha, dan menyiksa para tahanan Palestina.

Selama beberapa pekan terakhir, tentara, polisi dan pemukim Israel kerap menyerang dan melecehkan warga Palestina, khususnya di sekitar Masjid al-Aqsha. (mm/timesofisrael/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*