Kairo, LiputanIslam.com –  Komandan pasukan Libya Timur, Khalifa Haftar, berkunjung ke Kairo, ibu kota Mesir, untuk mengadakan pembicaraan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi yang dijadwakan pada hari ini, Senin (15/4/2019).

Kunjungan ini dilakukan di tengah meningkatnya tekanan internasional agar pertempuran Tripoli, ibu kota Libya dihentikan.  Sebanyak lebih dari 120 orang tewas dan hampir 600 lainnya cedera dalam pertempuran yang berkobar sejak pasukan yang berada di bawah komando Haftar melancarkan serangan pada 4 April untuk merebut Tripoli.

Pemerintah Libya yang didukung PBB mengklaim telah menembak jatuh jet tempur Haftar di selatan ibu kota Tripoli pada hari Minggu, sementara pasukan Haftar mengkonfirmasi hilangnya MiG-23 tetapi mengaitkannya dengan faktor kerusakan teknis.

Pemerintah Mesir yang memiliki hubungan baik dengan Haftar pernah mendesak semua pihak di Libya agar menahan diri dan menghentikan eskalasi, sementara Haftar mencontoh gaya politik kepemimpinan otoriter El-Sisi yang merupakan sosok jenderal militer yang kemudian menjadi presiden Mesir.

Mesir mendukung upaya PBB untuk solusi politik sebagai satu-satunya pilihan untuk melindungi rakyat Libya dan menjaga keamanan dan integritas teritorial negara ini.

Sebuah pernyataan dari kantor El-Sisi tidak secara langsung menyebutkan ihwal serangan militer Haftar ke Tripoli, namun “mengkonfirmasi dukungan Mesir kepada upaya memerangi terorisme dan kelompok-kelompok ekstremis dan milisi untuk mencapai keamanan dan stabilitas bagi warga Libya.” (mm/arabnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*