bom masjid yaman2Sanaa, LiputanIslam.com – Korban tewas serangan bom bunuh diri yang menerjang dua masjid di Sanaa, Yaman, bertambah dari 137 menjadi 142 orang, sementara korban luka bertambah dari 345 menjadi sekitar 400 orang.

Alalam dalam laporannya tentang ini, Sabtu (21/3/2015) juga menyebutkan bahwa Ansarullah atau kelompok Syiah al-Houthi bersumpah akan memberikan balasan telak terhadap kejahatan ini.

Alalam juga memberitakan bahwa aparat keamanan Yaman berhasil menggagalkan rencana serangan teror serupa terhadap Masjid Jami’ Imam al-Hadi di kota Sa’dah di bagian utara Yaman. Pelaku serangan meledakkan dirinya di kantor penyelidikan kriminal setelah digiring ke sana. Tidak disebutkan apakah jatuh korban lain dalam peledakan ini.

Seperti pernah diberitakan, Masjid al-Badr dan Masjid al-Hasyus di Sanaa yang digunakan oleh pendukung gerakan Ansarullah atau kelompok Syiah al-Houthi untuk mendirikan shalat Jumat (20/3/2015) diterjang ledakan bom bunuh diri yang dilakukan oleh empat orang.

Pendukung ISIS mengklaim bertanggungjawab atas serangan itu, namun kebenaran klaim itu belum dikonfirmasikan oleh pihak yang berwenang. (Baca: Bom Bunuh Diri di 2 Masjid Yaman Tewaskan 137 Orang, ISIS Nyatakan Bertanggungjawab)

Ansarullah dalam statemennya menuduh presiden Yaman tersingkir Abd Rabbuh Mansur Hadi telah melarikan para anggota al-Qaeda dari penjara “agar mereka menjalankan agenda intelijen Amerika Serikat (AS) dan para antek di dalam negeri.”

Ansarullah menegaskan, “Para elemen kejahatan bergerak di bawah bayang-bayang aktivitas dan dukungan badan-badan keamanan dan militer yang dibeking Amerika Serikat… Serangan terhadap para jemaah shalat di masjid dilakukan dalam rangka perang terbuka terhadap rakyat Yaman dan revolusinya.”

Anggota Dewan Politik Ansarullah, Dhaifullah al-Shami dalam wawancara dengan al-Manar menegaskan rakyat Yaman tidak akan pernah menyerah kepada kaum takfiri dan para pendukungnya di dalam dan luar negeri.

Dia juga menyatakan bahwa AS, Arab Saudi, Qatar dan beberapa elemen dalam negeri bermaksud menyulut perang saudara di Yaman.

Iran Siap Tangani Korban Luka

Pemerintah Iran mengutuk keras serangan bom bunuh diri di Yaman, dan menyatakan pihaknya sudah siap menampung dan merawat para korban luka.

“Sebuah tim bedah dan relawan negara kami telah siap dikirim ke Sanaa untuk mengobati para korban luka di tempat,” kata Wakil Menteri Laur Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian Sabtu pagi.

Dia menambahkan, “Asal para pejabat Yaman bersedia, tim ini akan segera masuk ke Sanaa atau para korban luka dirawat di Iran.”

Sementara itu, milisi Hizbullah di Lebanon dalam ucapan belasungkawanya kepada Yaman mengimbau segenap komponen bangsa negara yang dilanda konflik ini supaya menggalang dialog dan persatuan melawan konspirasi untuk memecah belah Yaman dengan isu sektarianisme. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*