afghanistan flashfloodKabul , LiputanIslam.com – Korban tewas banjir bandang yang melanda wilayah utara Afghanistan Sabtu (26/4/2014) bertambah dari 100 menjadi sekitar 150 orang.

Gubernur provinsi Jowzjan, Boymurod Qoyinli, mengatakan bahwa korban banjir di wilayahnya saja telah menembus angka 70, dan sebanyak ribuan penduduk masih tertampung di tenda-tenda pengungsian sejak rumah-rumah mereka hancur tersapu banjir.

Dia menambahkan bahwa wilayahnya telah mendapat bantuan sebesar 1 juta Afghani ($18,000) dari pemerintah pusat dan dijanjikan akan mendapatkan 2 juta Afghani lagi.

Para pejabat lokal Afghanistan lainnya dari dua provinsi Sar-e Pol dan Faryab menyebutkan jumlah korban tewas di masing-masing wilayah mencapai 31 dan 43 orang.

Saeed Anwar Saodat, anggota parlemen setempat mengatakan terdapat dua kabupaten (distrik) di Sar-e Pol masih terisolasi sepenuhnya dan tidak ada bantuan yang sampai kepada penduduk karena jalur akses ke sana hancur tersapu banjir.

Banjir bandang terjadi akibat hujan lebat yang terjadi selama beberapa hari pada pekan lalu di empat provinsi Afghanistan, yaitu Sar-e Pol, Jawzjan, Faryab dan Badghis. Bencana ini menyebabkan puluhan ribu penduduk terpaksa mengungsi.

Karena medan terlalu sulit dijangkau, tentara Afghanistan menggunakan helikopter untuk mengevakuasi penduduk yang terjebak banjir di berbagai wilayah terpencil.

Dana Bantuan untuk Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) memperkirakan jumlah korban banjir sebanyak 40,000 orang, 25,000 di antaranya anak kecil. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL