Beirut, LiputanIslam.com –  Aliansi teroris yang menamakan diri Komite Pembebasan Sham (Hayat Tahrir al-Sham) dan terdiri atas Jabhat al-Nusra dan beberapa kelompok teroris lain, Minggu (12/3/2017), menyatakan bertanggungjawab atas bom kembar yang mengguncang sebuah kawasan di kota lama Damaskus, Sabtu (11/3/2017).

Observatorium Suriah untuk HAM menyebutkan jumlah korban meninggal akibat serangan teror ini bertambah dari 46 orang menjadi 74 orang, delapan di antaranya anak kecil, dan sebagian besar diantaranya adalah para peziarah dari Irak.

(Baca: Lokasi Ziarah Sunni Dan Syiah Di Damaskus Diguncang Bom, Puluhan Orang Terbunuh)

Komite Pembebasan Sham dalam statemennya menyatakan serangan itu dilakukan oleh dua orang masing-masing berjulukan Abu Aisyah al-Ansari dan Abu Omar al-Ansari.

Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM menyebutkan satu di antara bom itu merupakan serangan bom bunuh diri yang ditujukan ke sebuah area pemakaman Bab al-Saghir di kawasan al-Shaghur, kota lama Damaskus, dan area ini merupakan lokasi pemakaman yang sebagian di antaranya adalah makam-makam yang diziarahi oleh umat Islam Syiah maupun Sunni.

Direktur lembaga yang berbasis di Inggris ini, Rami Abdulrahman, mengatakan, “Jumlah korban dua ledakan ini bertambah menjadi 74. Mereka adalah 43 peziarah Irak, 11 warga sipil Suriah, dan 20 lainnya adalah milisi Pasukan Pertahanan Nasional dan Kepolisian Suriah.”

Dia menjelaskan bahwa jumlah korban bertambah akibat banyak korban luka parah yang nyawanya tak dapat diselamatkan.

Kawasan Sayyidah Zainab ra di selatan Damaskus, ibu kota Suriah, yang sering dipadati terutama oleh peziarah Muslim Syiah dari Irak dan Iran kerap menjadi sasaran serangan teroris. Pada Februari 2016, kawasan ini diterjang ledakan bom dahsyat yang dilancarkan oleh kelompok teroris ISIS hingga menjatuhkan korban meninggal sebanyak 134 orang yang sebagian besar adalah warga sipil.

Sementara itu, pasukan pemerintah Suriah telah menghancurkan sebuah markas Jahbat al-Nusra di kota Daraa dalam serangan yang menjatuhkan korban tewas dan luka di pihak kelompok teroris cabang al-Qaeda ini,.

Di kawasan lain, komandan senior kelompok teroris ISIS benama Athiyatullah al-Iraqi tewas bersama keluarganya terkena serangan udara pasukan koalisi internasional di bagian timur provinsi Raqqah, Suriah.

Disebutkan bahwa al-Iraqi merupakan pelatih tertinggi ISIS di kamp al-Ashbal milik ISIS. (mm/raialyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL