NewYork, LiputanIslam.com –  Koordinator khusus PBB untuk proses perdamaian Timteng Nikolay Mladenov, dalam pembukaan sidang pemungutan suara untuk draf resolusi usulan Mesir mengenai Al-Quds, Senin (18/12/2017), mengkonfirmasi adanya langkah-langkah sepihak yang dapat mengancam “solusi dua negara” untuk mengatasi masalah Palestina-Israel.

Mladenov mendesak Israel menghentikan pembangunan pemukiman Zionis karena berlanjutnya proyek ini melanggar ketentuan resolusi-resolusi PBB, ilegal, dan mengganggu proses perdamaian.

Dia juga menyatakan bahwa aksi kekerasan antara Palestina dan Israel meningkat pasca keputusan Presiden Amerika Donald Trump mengakui Al-Quds sebagai ibu kota Israel, sementara status kota ini harus ditentukan dalam penyelesaian final.

Koordinator khusus PBB untuk proses perdamaian Timteng melanjutkan bahwa dalam tiga bulan terakhir sebanyak 22 orang Palestina terbunuh di tangan pasukan Israel, dan di Jalur Gaza terdapat masalah kesehatan, sementara 45 persen kebutuhan obat-obatan tidak tersedia di kawasan ini.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*