suriah korban al-nusraDamaskus, LiputanIslam.com – Sebanyak puluhan anggota kawanan bersenjata tewas dan ratusan lainnya menderita luka-luka, beberapa di antaranya warga negara Arab Saudi, Lebanon dan Cechnya di Jroud Arsal di perbatasan antara Suriah dan Libanon akibat gempuran Pasukan Arab Suriah (SAA).

Menurut laporan Alalam Kamis (4/9), dalam peristiwa itu pasukan pemerintah Suriah tersebut melancarkan serangan sengit dan mematikan terhadap konvoi sekitar 20 kendaraan kelompok Front al-Nusra yang berada di bawah komando Abu Malik al-Tali, pemimpin Front al-Nusra di kawasan Qalamoun, Suriah.

Bersamaan dengan ini, di Rif Damaskus terjadi kontak senjata sengit kelompok bersenjata yang menamakan dirinya Brigade al-Jarrah yang sebagian besar anggota adalah warga negara asing melawan milisi Front al-Nusra di Qasr Namroud dan Ish al-Nusur di pegunungan barat di kawasan al-Zabdani. Tidak ada laporan mengenai akibat pertempuran ini.

Di kawasan Khan al-Sheikh sejumlah militan bersenjata tewas dan sebagian lainnya luka digempur SAA di jalan al-Filat Barat. Sedangkan di kawasan sekitar Damaskus, SAA meningkatkan operasi militernya di desa Hatit al-Jarash, Zabdin dan Deir al-Asafir untuk menyisir kawanan bersenjata, bersamaan dengan gerak maju SAA di kawasan Jobar dekat Damaskus dan sudah mendekati ujung pertempuran melawan kawanan bersenjata yang bertahan mati-matian di sana.

Selain itu, SAA juga menggempur beberapa kendaraan militan yang bergerak dari wilayah perbatasan Jordania menuju kawasan Kharab al-Shaham dan Tafas, menewaskan kawanan bersenjata yang ada di dalamnya. SAA juga menggagalkan upaya penyusupan militan dari arah al-Madajin dan al-Yadudah menuju Daraa.

Pakar strategi dan militer Salim Harba kepada Alalam mengatakan, “Tentara Suriah terus melancarkan operasi operasi militer, mengendalikan inisiatif serta menimpakan banyak korban dan petaka kepada semua kelompok teroris tanpa kecuali, dan hal ini menjangkau semua wilayah geografi Suriah.”

Dia menambahkan, “Tentara Suriah memegang inisiatif pertempuran dan melancarkan serangan-serangan telak terhadap kelompok-kelompok teroris, baik di kawasan Rif Daraa Barat maupun di Rif Quneitra, dan terlebih lagi di kawasan sekitar al-Maabar, dan demikian pula di bagian utara Rif Homs dan bagian utara Rif Idlib hingga kawasan timur Suriah di Raqqah, Deir al-Zor dan wilayah perbatasan Irak.”

Sementara itu, lembaga Pengawas HAM Suriah, sebagaimana dilansir Rai al-Youm, Kamis kemarin menyatakan sebanyak 18 ekstrimis, sebagian besar warga negara asing yang satu antaranya warga negara Amerika Serikat, tewas digempur pasukan udara Suriah di bagian timur negara ini Rabu lalu (3/9).

Di pihak lain, kawanan bersenjata meledakkan dua bom di atas sebuah bis yang berada dalam perjalanan antara al-Suwaida dan Dama, menjatuhkan beberapa korban sipil dan membuat bis itu hangus terbakar. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL