‘Uncatalogued abuses’ in ISIL jails in Syria shock rights groupDamaskus, LiputanIslam.com – Kontak senjata antara milisi al-Nusra dan gerilyawan Daulah Islam Suriah dan Irak (ISIL) masih berlanjut di provinsi Deir al-Zor, Suriah. Jaringan berita televisi al-Alam Selasa (6/5//2014) melaporkan lebih dari 160 orang tewas dalam pertempuran terbaru antara kedua belah pihak.

Pemantau dari kalangan oposisi Suriah menyebutkan kontak senjata al-Nusra vs ISIL terjadi di beberapa desa di sekitar kota Deir al-Zor menjatuhkan puluhan korban tewas dari kedua belah pihak.

Senin kemarin al-Nusra menyatakan bahwa pemimpin ISIL di Deir al-Zor bernama Amer al-Rafdan terbunuh dalam pertempuran di kota kecil Akidat di kawasan timur Rif Deir al-Zor, sedangkan di pihak al-Nusra sendiri dua tokoh al-Nusra bernama Abu Walid al-Shami dan Abu Walid al-Muhajir terbunuh dalam pertempuran di desa al-Breiha.

Kontak senjata antara keduanya terus berlanjut meskipun milisi Front al-Nusra sudah menyatakan menerima syarat-syarat yang dikemukakan pemimpin al-Qaida Ayman al-Zawahiri untuk berhenti berperang melawan ISIL.

Sementara itu, sumber-sumber militer Suriah di Damaskus menyatakan pasukan pemerintah Suriah (SAA) telah menguasai penuh kota al-Mleha, dan kini sedang melakukan operasi pembersihan ranjau serta penyisiran bangunan dan perkampungan.

Sumber-sumber itu menambahkan bahwa dalam operasi itu SAA telah menemukan tempat pembuatan bahan peledak dan perakitan senjata artileri. Beberapa situs oposisi bersenjata Suriah menyatakan beberapa brigade oposisi telah bergerak dari Duma, Harasta dan Irbin menuju Mleha untuk membantu gerilyawan yang sudah kehilangan kendalinya atas kota itu. Sebelumnya disebutkan pula bahwa milisi bantuan yang datang dari wilayah timur Ghouta tidak mampumenghadangn gerak maju SAA menuju kota Mleha. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL