Teheran, LiputanIslam.com –  Menteri Keamanan Iran Mahmoud Alavi menyatakan bahwa negaranya dewasa ini menghadapi ancaman Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dari segi keamanan bersamaan dengan ancamannya dari segi kebudayaan dan militer.

“Republik Islam Iran sekarang sedang menghadapi NATO kemanan bersamaan dengan perlawanannya terhadap NATO kebudayaan dan militer,” ungkapnya Sabtu (15/7/2017).

Dia menegaskan bahwamusuh-musuh Iran menggalang konspirasi untuk merongrong berbagai prestasi negara republik Islam ini sehingga menjaga keamanan sekarang menjadi lebih urgen bagi Iran.

“Dalam kondisi seperti ini jangan sampai kita terlambat dari segi keamanan dan informasi,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa kelompok-kelompok kontra-revolusi Islam Iran kini terpadu di bawah strategi Amerika Serikat (AS) dengan dana Arab Saudi, dan dengan berbagai label sebagaimana sepak terjang mereka juga terlihat dalam pertemuan-pertemuan di Paris, Kairo, Brussel, dan Riyadh.

Mahmoud Alavi memastikan bahwa musuh-musuh Iran bermaksud menyulap konflik antara Iran dan kubu imperialis dunia menjadi konflik sektarian Sunnah-Syiah. (mm/tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL