konferensi rekonstruksi gazaKairo, LiputanIslam.com – Negara-negara peserta konferensi internasional rekonstruksi Gaza yang berlangsung di Kairo Ahad (12/10) menjanjikan bantuan dana sebesar 5,4 milyar Dolar Amerika Serikat (AS) untuk rekonstruksi Jalur Gaza yang luluh lantak akibat invasi militer Israel.

Sebagaimana dilaporkan AFP, Menteri Luar Negeri NorwegiaBorge Brende yang memimpin pertemuan sehari di ibu kota Mesir tersebut mengatakan bahwa janji untuk bantuan tersebut sudah dibuat, namun hanya separuhnya yang akan dialokasikan untuk rekonstruksi Jalur Gaza.

Brende tidak menjelaskan akan dipakai untuk apa separuh dana sisanya, namun para delegasi lainnya menyebutkan soal dukungan penganggaran, optimalisasi aktivitas perekonomian, bantuan darurat dan beberapa proyek lain.

“Negara-negara pemberi bantuan berjanji akan menyerahkan bantuan itu secepatnya untuk memperbaiki kondisi sehari-hari orang-orang Palestina,” tutur Brende

Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shukri menilai bantuan itu menunjukkan adanya solidaritas untuk orang-orang Palestina.

“Pesannya jelas untuk masyarakat internasional bahwa saudara-saudara Palestina tidaklah sendirian,” katanya dalam jumpa pers usai pertemuan tersebut.

Konferensi itu sendiri dihadiri oleh delegasi dari sekitar 50 negara dan 20 lembaga regional dan internasional, termasuk Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Ban Ki-moon, dalam rangka memperbaiki berbagai kerusakan di Jalur Gaza.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas sebelumnya mengatakan bahwa rekonstruksi Gaza memerlukan dana sebesar 4 milyar Dolar AS.
Sementara itu, Sekjen PBB Ban Ki-moon dalam pernyataan di sela-sela konferensi menegaskan bahwa kondisi kemanusiaan di Gaza “sangat parah”.

“Bisa jadi bantuan untuk Gaza kali ini adalah bantuan yang terakhir, sebab masyarakat dunia tidak akan mau membangun lembaga-lembaganya di kawasan ini untuk kemudian Israel datang dan menghancurkannya. Bisa jadi pertemuan seperti ini akan digelar dua tahun lagi,” ungkapnya, sebagaimana dilansir harian al-Balad, Mesir, Ahad (12/10).

Dia lantas menyerukan kepada khalayak internasional supaya segera mengirim bantuan ke Gaza karena kondisi kemanusiaan di kawasan ini sangat parah dan memprihatinkan.

Ban mengaku akan berkunjung ke Gaza. “Hari Selasa (14/10) saya akan berkunjung ke Gaza untuk menyimak langsung keluhan penduduk Gaza,” ujarnya. Selain itu, dia juga dijadwalkan melawat Tepi Barat dan Israel.

Perdana Menteri Palestina Rami al-Hamdallah mengaku akan mengadakan pertemuan dengan Ban Ki-moon di Ramallah, Tepi Barat, hari ini, Senin (13/10).

Kunjungan Sekjen PBB ke Gaza Selasa besok akan menjadi kunjungannya yang pertama kalinya ke Gaza sejak Februari 2012.

Seperti diketahui, invasi militer Israel selama sekitar 50 hari ke Jalur Gaza beberapa waktu lalu telah mengugurkan lebih dari 2,000 warga Palestina serta melukai 11,000 orang lainnya. Selain itu, sekitar 1,000 orang kehilangan tempat tinggal karena rumah-rumah mereka hancur menjadi puing-puing yang berserakan digempur pasukan Zionis Israel. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL