komandan relawan kristen irakBaghdad, LiputanIslam.com –  Salah orang komandan relawan Kristen yang ikut serta dalam kelompok besar relawan Irak al-Hashd al-Shaabi, Riyan al-Kaldani, turut memberikan keterangan mengenai kekalahan telak pasukan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di bagian utara provinsi Salahuddin, Irak.

“Ada puluhan mayat anggota ISIS bergelimpangan di lokasi pertempuran dalam operasi pembebasan kilang minyak Baijii yang terjadi selama 24 jam lalu, sebagian di antaranya adalah warga negara asing, termasuk Afghanistan, Cechnya, dan bahkan Tiongkok,” katanya, sebagaimana dilansir lembaga pemberitaan Irak al-Masalah, Senin (1/6).

Dia menambahkan bahwa menyusul dimulai operasi pembebasan Baiji yang dikepung dari tiga arah, semua jalur bantuan dan akses keluar ISIS terputus, dan mereka sekarang sudah terkepung sepenuhnya.

Menurutnya, beberapa kendaraan dan sejumlah besar senjata dan amunisi milik ISIS telah jatuh ke tangan al-Hashd al-Shaabi, dan dalam pertempuran sengit di kawasan sekitar kilang minyak Baiji sebagian besar anggota ISIS kabur ke arah Mosul.

Dia memastikan bahwa dalam beberapa hari ke depan kawasan Baiji akan bersih total dari gerombolan ISIS.

Al-Hashd al-Shaabi kerap disebut-sebut sebagai milisi Syiah, namun kelompok ini sendiri berulangkali menyatakan menampung semua elemen bangsa Irak, termasuk relawan dari kalangan umat Kristiani.

Keterangan sumber lain yang dikutip IRNA menyebutkan bahwa relawan al-Hashd al-Shaabi berhasil merebut Istana Nurah di Baiji setelah beberapa jam terlibat kontak senjata dengan pasukan ISIS. Bekas istana diktator Irak mendiang Saddam Hossein itu sebelumnya telah menjadi markas besar ISIS untuk wilayah Salahuddin tak lama setelah mereka menguasai Mosul, ibu kota provinsi Ninawa pada tahun lalu.

Pertempuran masih berlangsung dalam proses penghapusan eksistensi ISIS di kawasan Baiji.

“Pertempuran sengit hingga kini masih berlangsung di berbagai kawasan utara Salahuddin. Satuan-satuan pasukan al-Hasdh al-Shaabii berhasil menguasai beberapa bagian kota Baiji, dan operasi pembersihan kota ini diwarnai kontak senjata di jalanan dan gang-gang,” ungkap sumber itu.

Di provinsi Anbar, pasukan ISIS di kota al-Karmah yang berjarak hanya sekitar 35 km dari Baghdad dan selama ini menjadi salah satu benteng teroris sudah terkepung total, dan banyak bagian kota sudah bersih dari teroris. Sebuah sumber mengatakan bahwa kota ini sudah hampir bebas sepenuhnya dari cengkraman ISIS.

“Al-Karmah sekarang sudah dikepung total oleh pasukan Irak, satuan-satuan pasukan yang terlibat operasi sekarang sedang bersiap-siap untuk tahap akhir operasi pembebasan kota ini,” kata Kolonel Jumah Faza al-Jamili dari Batalyon 30 kepada al-Furat News.

Sementara itu, serangan bom bunuh diri anggota ISIS menerjang markas kepolisian di utara kota Fallujak. Serangan ini menjatuhkan puluhan korban tewas dan luka polisi Irak. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL