bendera isis terbalikBaghdad, LiputanIslam.com – Seorang komandan relawan Irak al-Hashd al-Shaabi, Hassan al-Sari, menyatakan kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sudah keteteran menghadapi pasukan Irak di provinsi Anbar di bagian barat negara ini, dan karena itu dia juga memastikan wilayah pusat kota Ramadi, ibu kota Anbar, tak lama lagi akan bebas dari pendudukan gerombolan takfiri bersenjata itu.

Al-Sari yang berasal faksi pejuang Hizbullah Irak dalam wawancara dengan Fars News, Minggu (15/11) mengatakan, “Pasukan gabungan Irak terus bergerak maju ke pusat kota Ramadi. Para anggota ISIS dan para pendukung mereka di Ramadi sudah loyo karena menderita banyak kerugian akibat gempuran pasukan Irak. Kelompok-kelompok jihad (Irak), Brigade Asyura dan kelompok Badar ikut serta dalam berbagai operasi bersama pasukan keamanan Irak, terutama di pusat kota Ramadi, dan terus melancarkan serangan untuk menguasai pusat kota.”
Dia menambahkan bahwa di tempat-tempat lain ISIS juga sudah terkepung.

“Beberapa operasi lain juga dilakukan di utara Anbar dan kota Fallujah. Kepungan pasukan khusus Irak di kawasan semakin ketat. Kawanan teroris ISIS sudah berusaha keras untuk memecah kepungan, tapi mereka gagal dan malah menderita banyak kerugian,” jelasnya.

Dia menambahkan, “Para anggota dan simpatisan ISIS di Anbar sudah sangat lemah. Serangan-serangan mereka selama beberapa waktu terakhir ini tidak membuah hasil apapun. Mereka mengalami kekalahan beruntun.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL