Teheran, LiputanIslam.com –  Komandan pasukan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayjen Mohammad Ali Jafari menyebut Arab Saudi “negara teroris”. Hal ini dia katakan dalam sebuah statemennya bahwa pemimpin Iran telah memperpanjang masa jabatan Jaafari sebagai komandan pasukan elit Iran ini sampai tiga tahun lagi.

Jafari, 59 tahun, sudah 10 tahun menjabat komandan IRGC dan jabatan ini semula akan berakhir tiga bulan lagi, namun dalam statemen tersebut jenderal yang sangat berpengaruh ini mengaku masih akan menduduki jabatannya sampai minimal tahun 2020 karena perpanjangan tersebut.

Dalam pidato di depan para petinggi dan anggota IRGC di Teheran, Selasa (4/7/2017), dia melontarkan kecaman pedas terhadap Saudi yang kontra Iran dalam beberapa konflik regional Timteng.

“Sekarang Saudi sudah menjadi negera teroris di kawasan ini… Kita berhadapan dengan musuh yang hanya mengenal bahasa kekuatan sehingga kita tak dapat berbicara dengannya dengan bahasa lain,” katanya.

Meski demikian, Jafari juga menyebutkan bahwa opsi dialog dan negosiasi masih terbuka.

“Sebagian orang berusaha mengesankan bahwa kami pantang bergaul dengan dunia, dan bahwa kita mengupayakan perang. Saya tegaskan dengan lantang bahwa IRGC juga mengupayakan perdamaian, tapi perdamaian tidak akan terkejar dan berkelanjutan kecuali apabila musuh takut berperang dengan kita dan takut kepada akibatnya,” ujar Jafari.

Jaafari memulai karir militernya dalam perang Irak-Irak yang berlangsung pada tahun 1980 sampai dengan 1988, dan pada September 2007 Pemimpin Besar Iran Grand Ayatullah Sayyid Ali Khamenei mengangkatnya sebagai komandan IRGC.

IRGC sendiri dibentuk sebagai kekuatan militer penyeimbang untuk melindungi revolusi Islam pimpinan Imam Khomaini yang berhasil meruntuhkan dinasti Syah Reza Pahlevi pada tahun 1979.

IRGC terlibat dalam operasi militer Iran di Irak dan Suriah, mengendalikan badan-badan intelijen khusus, dan menjalankan kegiatan ekonomi. Amerika Serikat yang menjadi musuh bebuyutan Iran telah menjatuhkan sanksi-sanksi keras terhadap IRGC dengan tuduhan bahwa pasukan elit Iran ini menjalankan kegiatan teror dan mengacaukan stabilitas Timteng. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL