Baghdad, LiputanIslam.com –  Kepala organisasi pemberantasan terorisme Irak Letjen Talib Saghati menyatakan bahwa Mosul timur sudah bebas sepenuhnya dari pendudukan ISIS, dan dia optimis bahwa dengan keberhasilan ini pasukan Irak selanjutnya akan menjadi lebih mudah dalam operasi pembebasan Mosul barat.

“Pasukan militer telah menyapu bersih bagian timur kota Mosul dari elemen ISIS, dan bagian ini sudah mereka bebaskan secara total. Pembebasan bagian barat kota ini akan menjadi lebih mudah dan cepat, sebab jumlah warga sipil di sana lebih sedikit, dan banyak anggota ISIS yang tertangkap dan atau tewas… Pasukan militer dapat menguasai bagian timur melalui suatu aksi dan operasi yang spektakuler dan belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya dalam jumpa pers, Rabu (18/1/2017).

Dia menambahkan, “Dalam operasi ini 3300 anggota ISIS tewas, lebih dari 300 unit bom mobil hancur, dan banyak aksi serangan bunuh diri (ISIS) gagal.”

Menurutnya, pasukan Irak menghabiskan waktu tiga bulan untuk pembebasan Mosul, dan perilaku mereka kepada penduduk setempat sangat bersahabat.

“Pasukan militer memiliki informasi rahasia dan akurat mengenai titik-titik keberadaan ISIS untuk ditangkap atau dibasmi,” imbuhnya.

Dia menjelaskan bahwa kawasan Nabi Yunus as sudah berhasil dibebaskan sepenuhnya, meskipun banyak sekali kubu dan barikade yang dibuat ISIS untuk menghalangi gerak maju pasukan Irak, dan sayangnya, di situ ISIS sudah menghancurkan secara total bangunan makam Nabi Yunus as.

Sementara itu, Brigade Asyura, salah satu komponen pasukan relawan al-Hashd al-Shaabi di kawasan al-Khidir di selatan Mosul telah menahan serangan ISIS, dan dalam peristiwa ini enam anggota ISIS, termasuk Abu Faris al-Iraqi, penduduk Tal Afar yang menjadi salah satu komandan ISIS, tewas. (mm/alfuratnews/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL