Beirut, LiputanIslam.com –  Pasukan koalisi internasional anti-ISIS pimpinan Amerika Serikat (AS), Rabu (17/5/2017), menepis laporan bahwa jet tempurnya Senin lalu, (15/5/2017), telah melancarkan serangan yang menewaskan sekira 40 warga sipil di kota Abu Kamal, provinsi Deir al-Zor, yang dikuasai ISIS di Suriah timur.

Pasukan koalisi juga menyatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan mengenai dugaan jatuhnya korban sipil dalam serangan udara di provinsi Raqqa di Suriah utara di mana ibu kotanya yang juga bernama Raqqa sampai sekarang masih menjadi basis kawanan teroris ISIS.

Di pihak lain, Observatorium Suriah untuk HAM melaporkan bahwa 62 orang, 42 di antaranya warga sipil, terbunuh akibat serangan “jet-jet tempur pasukan koalisi internasional” terhadap kota Abu Kamal pada Senin lalu. Lembaga yang berbasis di Inggris ini merinci bahwa di antara puluhan korban tewas itu terdapat 11 anak kecil dan 14 pengungsi Irak.

Pasukan koalisi internasional menyatakan kepada AFP bahwa pada 14 – 15 Mei lalu beberapa jet tempurnya telah melancarkan serangan udara terhadap kawasan “dekat Abu Kamal” dengan target minyak ISIS yang berjarak sekira 50 km dari kota ini.

Pasukan koalisi menjelaskan bahwa puluhan korban sipil yang jatuh itu bukan di kawasan tersebut melainkan di dalam kota Abu Kamal sendiri. Karena itu, pasukan koalisi balik menuding negara-negara lain sebagai pelaku serangan itu namun tidak menyebutkan nama. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL