Riyadh, LiputanIslam.com –   Juru bicara pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi, Kolonel Turki al-Maliki, mengatakan bahwa pada hari Minggu jam 07.14 waktu setempat, Angkatan Udara Kerajaan Saudi berhasil mencegat dan merontokkan pesawat nirawak yang membawa bahan peledak yang diluncurkan oleh Houthi dalam upaya menggempur Bandara King Abdullah di Jizan.

Dia mengecam serangan itu dengan dalih bahwa Ansarullah menyerang bandara yang merupakan fasilitas sipil  yang digunakan setiap hari.

Dia menuding Ansarullah melanggar hukum humaniter internasional dan aturan adat, yang memberikan perlindungan khusus untuk obyek-obyek sipil.

Al-Maliki kemudian menegaskan bahwa pihaknya memiliki hak yang sah untuk mempertahankan wilayahnya, dan mengingatkan bahwa Ansarullah akan membayar serangan dengan harga tinggi.

Sebelumnya dilaporan bahwa Angkatan Bersenjata Yaman telah melakukan serangan balasan baru dengan menggunakan drone di wilayah Jizan di bagian barat daya Arab Saudi.

Saluran TV al-Masirah yang dikelola oleh kelompok pejuang Ansarullah (Houthi), Ahad (26/5/2019), mengumumkan bahwa Angkatan Udara Yaman dan Komite Rakyat yang berafiliasi dengan Ansarullah telah melancarkan serangan pesawat nirawak pada hangar pesawat perang Saudi di bandara Jizan.

Al-Masirah mengutip keterangan nara sumber militer Yaman yang mengatakan bahwa serangan itu berhasil, dan dilakukan dengan melesatkan pesawat nirawak  Qasif-K2 setelah menghimpun data-data intelijen yang akurat.

Baca: Yaman Lancarkan Serangan Mematikan ke Wilayah Arab Saudi

Pasukan Yaman juga telah menembak jatuh sebuah pesawat mata-mata musuhnya di timur Jabal al-Dudud di wilayah Jizan. Sebuah sumber militer mengatakan kepada al-Masirah bahwa nirawak itu sedang “dioperasikan oleh pasukan agresor.”

Pasukan Yaman telah meningkatkan serangan balasan terhadap Arab  Saudi, yang melancarkan serangan udara ke Yaman sejak Maret 2015 hingga menjatuhkan puluhan ribu korban jiwa penduduk Yaman. Invasi militer Saudi ini dilancarkan dengan dalih menumpas Ansarullah dan memulihkan pemerintahan presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi.

Baca: Ansarullah Yaman Rilis Video Detik-Detik Serangan Nirawaknya Ke Bandara Abu Dhabi

Selama sepekan terakhir, para pejuang Yaman melancarkan tiga serangan nirawak ke bandara di wilayah Najran di bagian selatan Arab Saudi yang antara lain menyasar sistem anti-rudal Patriot buatan AS. Serangan nirawak juga dilancarkan ke kedalaman wilayah Saudi dengan sasaran dua stasiun pompa minyak pada 14 Mei lalu.

Baca: Setelah Rilis Video Serangan Drone Ke UEA, Ansarullah Yaman Keluarkan Ancaman Baru

Ansarullah memperingatkan bahwa serangan itu mengantarkan pihaknya kepada fase baru serangan balasan berskala besar terhadap sasaran-sasaran vital di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Laporan lain menyebutkan bahwa pada Sabtu lalu Ansarullah mengaku berhasil menguasai tiga posisi yang menjadi basis pasukan Yaman pro-Hadi di kawasan Najran di bagian barat daya Arab Saudi.

Disebutkan pula bahwa sejumlah orang tewas, termasuk seorang komandan batalion, dan beberapa lainnya luka-luka, termasuk empat tentara Sudan yang terlibat dalam pasukan koalisi pimpinan Saudi, akibat serangan masif Ansarullah ke tiga posisi tersebut. (mm/rt/presstv/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*