baiji refineryBaghdad, LiputanIslam.com – Badan Kontra Terorisme Irak Minggu (19/4) menyatakan berhasil membebaskan sepenuhnya kilang minyak Baiji di provinsi Salahuddin dari keberadaan komplotan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Bersamaan dengan ini dilaporkan pula bahwa dalam perkembangan situasi di Ramadi pasukan ISIS berhasil didesak mundur dari sebagian besar wilayah Ramadi, ibu kota provinsi Anbar.

Seperti dilansir Alalam, Badan Kontra Terorisme Irak menjelaskan bahwa pasukannya telah mengepung dan menumpas kawanan bersenjata ISIS yang melancarkan serbuan ke kilang itu sejak Rabu hingga Kamis lalu, dan dalam penumpasan itu telah ditemukan sebanyak lebih dari 150 mayat anggota ISIS yang bertebaran di sekitar komplek kilang.

Badan ini menambahkan bahwa masih ada kawanan ISIS yang tersisa namun sudah terkepung ketat oleh pasukan kontra terorisme, polisi federal, dan pasukan keamanan kilang Baiji di beberapa kawasan “sempit dan non-strategis”.

Juru bicara pasukan relawan al-Hasyd al-Syakbi, Karim al-Nouri, menegaskan para pejuang Irak terus bertekad berjuang membebaskan seluruh wilayah negara mereka dari keberadaan para teroris takfiri ISIS.

Sumber keamanan Irak menyatakan pasukan negara ini pada hari Minggu berhasil membebaskan sebagian besar wilayah Ramadi, ibu kota provinsi Anbar, dari pendudukan ISIS, dan peralatan militer bantuan sudah terkirim ke kamp militer al-Habaniyah.

Sebagaimana dilaporkan Sky News, kepala kepolisian provinsi Anbar Khaled al-Fahdawi, mengatakan bahwa perlengkapan militer Irak dalam jumlah besar telah tiba di provinsi ini.

Namun demikian, sebagian pejabat setempat mengingatkan bahwa ada kemungkinan ISIS masih akan berusaha melancarkan serangan besar-besaran lagi di Ramadi untuk menduduki kembali kawasan-kawasan yang sebelumnya mereka kuasai.

Komandan pasukan khusus Irak di Anbar, Abdul Amir al-Khazraji, mengatakan bahwa posisi-posisi ISIS di kawasan Albufaraj, Andalus, Sijariyah dan Alboghanim di kota Ramadi sejak Sabtu malam hingga Minggu terus digempur oleh pasukan udara Irak, sementara pasukan darat di Ramadi bergerak menuju kawasan utara. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL