iran khamenei and armyTeheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei menegaskan bahwa Republik Islam Iran terbukti bisa meraih kehormatan dan kemajuan tanpa dukungan Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat lainnya. Dia juga menilai realitas ini sebagai faktor yang telah membangkitkan kegusaran AS.

Hal ini dia ungkapkan dalam kata sambutannya pada acara wisuda calon perwira Garda Revolusi Islam Iran di Universitas Imam Husain, Teheran, Rabu (21/5).

“Dewasa ini kubu arogan dunia sangat gusar menyaksikan kemajuan yang diraih Iran dan pemerintahan Islam tanpa bergantung pada AS dan kekuatan-kekuatan Barat lainnya, melainkan dengan mengandalkan kapasitas dan kemampuan dalam negeri sendiri. Untuk menanggapi (kegusaran) mereka itu kita mengulang lagi ungkapan terkenal Syahid Baheshti, ‘Matilah akibat kemarahan kalian!’,” tegasnya.

Menurut Khamenei, isu-isu yang dikembangkan oleh kekuatan-kekuatan raksasa dunia untuk menyudutkan Iran, termasuk isu nuklir dan hak asasi manusia (HAM) adalah nonsen dan tendensi belaka. “Dengan dalih dan tekanan inilah mereka berusaha mengalihkan bangsa Iran dari resistensinya di depan pemaksaan kehendak dan gertakan mereka, namun hal ini tidak akan pernah terjadi,” ujar Khamenei.

Dia menambahkan, “Bangsa Iran telah membuktikan keberdayaannya di berbagai bidang dan menunjukkan kemampuannya meraih kemajuan sains dan sosial serta pengaruh internasional dan kehormatan politik tanpa bersandar pada AS.”

Dia juga menilai Iran didukung oleh mayoritas khalayak dunia. Dia mengatakan, “Meski ada sepak terjang (Barat) sedemikian rupa, dewasa ini mayoritas masyarakat dunia mempercayai dan memuji bangsa Iran.”

Mengenai aksi negara-negara Barat yang sering bersembunyi di balik jargon “masyarakat dunia” ketika berusaha menekan suatu negara, Khamenei mengatakan, “Jangan sampai kita menggunakan ungkapan yang digunakan oleh musuh, karena faktanya ialah bahwa mereka bukan masyarakat dunia, melainkan beberapa gelintir pemerintah arogan yang berada di bawah pengaruh korporasi-korporasi milik kaum Zionis terkutuk.”

“Masyarakat dunia,” lanjutnya, “adalah bangsa-bangsa dan pemerintah-pemerintah tertindas yang akibat tekanan kekuatan-kekuatan besar tidak berani menunjukkan perlawanan terhadap mereka, dan seandainya mendapatkan kesempatan maka pasti akan menunjukkan perlawanan… Masyarakat dunia adalah para para ilmuwan, pemikir, penuntut kebaikan dan pendamba kebebasan dunia.” (mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL