Ali KhameneiTeheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Grand Ayatullah Ali Khamenei menegaskan bahwa persatuan umat Islam sekarang adalah kebutuhan nomor satu di dunia Islam. Sebagaimana dilaporkan Alalam, hal ini dia kemukakan dalam kata sambutannya saat menerima kunjungan para peserta Konferensi Internasional Persatuan Islam ke-28 di Teheran, Jumat (9/1/2015).

“Bersanding saja umat Islam satu sama lain sudah cukup untuk memberikan jatidiri kepada dunia Islam dan menciptakan keagungan bagi umat Islam,” katanya.

Dia mengaku prihatian menyaksikan keberhasilan konspirasi musuh Islam dalam menciptakan perpecahan di tengah umat Islam.

Menurutnya, seandainya kepedulian bangsa-bangsa Muslim dengan fasilitas dan potensinya yang sedemikian besar dan istimewa tercurahkan kepada persoalan-persoalan yang general dan primer, bukan pada persoalan-persoalan sekunder, niscaya wibawa umat Islam sudah terangkat di mata dunia.

Lebih lanjut dia menyebutkan bahwa orang-orang Sunni ataupun Syiah yang menjalin relasi dengan badan intelijen Inggris dan Amerika Serikat (AS) sama-sama telah bertindak anti Islam.

“Syiah yang menjalin hubungan dengan aparat intelijen Inggris tak patut disebut Syiah, demikian pula Sunni yang menjalin hubungan dengan intelijen AS tak patut disebut Sunni. Kedunya sama-sama musuh Islam,” tegasnya.

Khamenei menilai sebagian negara di Timur Tengah membangun kebijakan politik luar negeri berdasar sentimen anti Iran.

“Ini merupakan kesalah besar dan bertentangan dengan akal, kebijaksanaan dan logika… Tak seperti mereka, Iran membangun kebijakan politiknya berdasarkan semangat persahabatan dengan bangsa-bangsa Muslim dan negara-negara jiran,” ungkapnya.

Dia menambahkan, “Ketika kubu arogan dunia berusaha menebar Islamfobia dan menodai citra Islam yang suci, bukankah pernyataan-pernyataan yang menimbulkan perpecahan dan tindakan saling menodai citra sesama umat Islam bertentangan hikmat, akal dan siasat?” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*