Ali KhameneiTeheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Grand Ayatullah Ali Khamenei memandang Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya dalam koalisi internasional anti Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tidak serius dalam memerangi kelompok teroris takfiri ini.

Sebagaimana dilansir Alalam, dalam kata sambutannya pada acara peringatan hari Ghadir Khoum di Teheran, Senin (13/10), Khamenei menilai AS dan sekutunya lebih berusaha menciptakan perpecahan dan permusuhan antarumat Islam daripada berusaha membasmi ISIS.

“Pengamatan secara fokus dan analitik terhadap aneka peristiwa yang ada memperlihatkan bahwa dengan kedok ‘perang melawan ISIS’ AS dan para sekutunya lebih berusaha menciptakan permusuhan antarumat Islam daripada berusaha menumpas kelompok ini,” katanya.

Dia juga menegaskan bahwa munculnya fenomena pergerakan kaum takfiri di Irak, Suriah dan beberapa negara lain adalah hasil konspirasi kubu mustakbirin dunia untuk menyulut perpecahan umat Islam.

“Mereka menciptakan al-Qaeda dan ISIS untuk menebar perpecahan dan berkonfrontasi dengan Republik Islam Iran, tapi keduanya sekarang mengarahkan senjata kepada mereka sendiri,” ungkapnya.

Pemimpin Iran beserban hitam ini menegaskan bahwa siapapun yang konsisten kepada Islam dan mengikuti al-Quran, baik Sunni maupun Syiah, hendaknya mengetahui bahwa politik AS-Zionis tak lain adalah politik permusuhan yang sesungguhnya terhadap Islam dan kaum Muslimin.

Dia menambahkan bahwa setiap wajib menghindari tindakan yang menciderai perasaan saudaranya sesama Muslim.

“Kaum Syiah dan Sunni hendaknya mengetahui bahwa tindakan atau perkataan yang menodai kesucian satu sama lain akan menimbulkan sensitivitas dan konflik serta membantu musuh bersama seluruh umat Islam,” tuturnya.

Lebih lanjut dia memastikan kegagalan semua konspirasi internasional anti Iran yang terjadi selama 35 tahun terakhir.

Dia menegaskan,“Dengan izin Allah, kali inipun musuh-musuh bangsa ini juga akan mengalami kekecewaan dan kegagalan, sedangkan seluruh umat Islam yang tinggal di Iran yang Islami ini akan terus menunaikan kewajibannya dengan penuh kecerdasan.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL