آية الله خامنئي: ايران واقفة بكل اقتدار بوجه الكيان المحتلTeheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei menyatakan bahwa permusuhan, agitasi dan propaganda anti Iran yang terus dikembangkan oleh musuh-musuh negara republik Islam ini justru menjadi bagian dari faktor yang membuat banyak bangsa dunia semakin penasaran untuk mengenal hakikat revolusi Islam Iran.

“Opini publik Dunia Islam semakin penasaran untuk mengetahui hakikat sebuah pemerintahan yang selalu menjadi target gelombang serangan. Mereka ingin mengetahui rahasia di balik resistensi dan keberhasilan pemerintahan ini,” ujar Khamenei di depan lautan manusia yang menghadiri acara haul ke-25 Imam Khomaini yang berlangsung di komplek makam pendiri Republik Islam Iran tersebut di Teheran Rabu (4/6/2014).

Dia menilai adanya kebangkitan dan kesadaran di tengah umat Islam untuk berjuang melawan “kubu arogan” dunia sebagai fenomena yang tidak lepas dari pengaruh merebaknya rasa penasaran tersebut.

“Dalam kesalahan strategisnya kubu musuh beranggapan akan dapat membasmi kebangkitan Islam, namun wawasan dan pemahaman yang telah menimbulkan kebangkitan Islam tak dapat dibasmi, dan ini merupakan fenomena yang cepat atau lambat akan terus meluas,” ungkapnya.

Keperkasaan dan pesatnya kemajuan bangsa Iran, menurut Khamenei, juga merupakan salah satu sebab keingin tahuan bangsa-bangsa dunia terhadap republik Islam Iran.

Dia mengatakan, “Generasi muda Dunia Islam mencari-cari jawaban untuk sebuah pertanyaan penting dan historis mengapa Republik Islam Iran mampu bertahan solid di depan serangan kekerasan dan permusuhan militer, politik dan propaganda musuh serta embargo Amerika Serikat (AS), dan dalam kondisi terjauh dari konservatisme Iran juga dapat terus meraih kemajuan dan semakin tangguh dari hari ke hari.”

“Berbagai bangsa, generasi muda dan kaum terdidik Dunia Islam,” lanjutnya, “menyaksikan kemajuan Iran di bidang antariksa, melihat eksistensi Iran di tengah 10 negara besar dunia di bidang sains mutakhir, memandang pesatnya perkembangan sains Iran yang mencapai 13 kali kecepatan rata-rata dunia, memahami keunggulan Iran dalam konstalasi politik regional, serta menyadari ketangguhan Iran dalam menghadapi rezim penjajah Zionis, membela kaum tertindas dan melawan kekuatan yang zalim.”

Ayatullah Khamenei juga menjelaskan bahwa membela kaum tertindas dan melawan kekuatan zalim merupakan bagian utama ajaran Imam Khomaini, dan karena itu pendiri revolusi Islam tidak henti-henti membela bangsa tertindas Palestina. Khamenei yang menggantikan Imam Khomaini lantas menyerukan kepada para pejabat Iran supaya mengikuti jejak Sang Imam tersebut. (mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL