Ali KhameneiTeheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Grand Ayatullah Ali Khamenei menyatakan prihatin atas kondisi umat Islam yang, menurutnya, terpecah belah sehingga Israel berani bertindak sedemikian kejam dan brutal terhadap bangsa Palestina di Jalur Gaza. Di bagian lain, wakil panglima pasukan elit Iran, Brigjen Hossein Salami, mengingatkan Israel bahwa milisi Islam Hizbullah di Lebanon dapat menyulap Israel menjadi lautan api.

“Sayang sekali, tidak sebagaimana yang diajarkan Islam, ambisi politik dan gila kekuasaan kini telah membuat umat Islam terpecah belah… Seandainya para pemburu kekuasaan, orang-orang yang bergantung kepada asing, dan para koruptor tak dapat memecah belah Dunia Islam maka tidak akan ada satupun kekuataan antagonis dunia yang berani mengagresi negara-negara Islam… Kebersikerasan Zionis dalam membunuh penduduk Palestina secara massal adalah akibat perpecahan Dunia Islam,” ungkap Khamenei dalam kata sambutannya pada acara tatap muka menyambut Idul Fitri 1 Syawal 1435 H dengan ratusan pejabat Iran dan para duta besar negara-negara Islam di Teheran Selasa (29/7), sebagaimana dilansir Fars News Agency (FNA).

“Pesan tegas kami kepada pemerintah negara-negara Islam ialah mari kita bangkit menolong orang yang tertindas dan kita tunjukkan bahwa Dunia Islam tidak diam di depan kezaliman dan penindasan,” lanjutnya.

Menurutnya, ada dua tugas yang kini mendesak untuk segera dilakukan oleh Dunia Islam; pertama, memenuhi kebutuhan pokok penduduk Gaza; kedua, menunjukkan reaksi yang solid dan relefan terhadap Israel dan para pendukungnya. Dia juga mengingatkan bahwa selain membutuhkan bahan pangan, air bersih, obat-obatan, fasilitas kedokteran dan rekonstruksi rumah, bangsa Palestina juga membutuhkan senjata.

“Bangsa ini juga membutuhkan senjata untuk membela diri,” tegasnya.

Dia juga menyatakan negara-negara mustakbirin, khususnya Amerika Serikat dan Inggris, yang mendukung Israel secara terbuka, demikian pula lembaga-lembaga dunia, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bungkam atau bahkan juga mengisyaratkan dukungan kepada Israel ikut andil dalam kejahatan Israel.

Sebelum Khamenei, pada acara yang sama Presiden Iran Hassan Rouhani juga memberikan kata sambutan yang antara lain juga menyerukan persatuan umat Islam.

Sembari menyinggung tragedi Gaza dan kebungkaman khalayak dunia, dia mengatakan, “Untuk mengatasi problema tidak ada jalan lain kecuali persatuan Dunia Islam, penjelasan tentang Islam yang rahmatan lil alamin dan kerjauhan dari kejumudan.”

Dia juga memastikan bahwa Republik Islam Iran tidak akan berhenti berjuang dan mengerahkan segenap upayanya untuk memulihkan stabilitas dan keamanan, menyudahi pembantaian dan pertumpahan darah, mewujudkan perdamaian berbasis keadilan di Timur Tengah, dan membangun Dunia Islam yang mampu membela kebenaran.

Sementara itu, laporan lain dari Rai al-Youm menyebutkan bahwa Wakil Panglima Garda Revolusi Revolusi Islam Iran (IRGC) Brigjen Hossein Salami menegaskan bahwa Perang Gaza adalah adalah awal dari proses kehancuran Israel. Dia juga mengingatkan Israel bahwa milisi Hizbullah di Lebanon dapat mengubah Israel menjadi neraka.

“Hizbullah sekarang mampu menghujani semua kota Israel dengan rudal tanpa henti,” tegasnya.

Untuk diketahui, milisi Hizbullah di Lebanon adalah sekutu terdekat Iran, dan pernah terlibat perang dengan Israel hingga menjatuhkan ratusan korban tewas di pihak tentara Zionis. Pihak Israel sendiri percaya bahwa kekuatan militer Hizbullah terus membesar karena bantuan Iran. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL