قائد الثورة: الخلافات الطائفية سيف بيد اعداء الاسلام لتحقيق مآربهمTeheran, LiputanIslam.com –  Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Ali Khamenei menilai tindakan mengusik persatuan Islam dan membangkitkan isu-isu ikhtilaf Sunnah-Syiah sebagai pertanda ingkar terhadap nikmat Allah sehingga forum-forum keagamaan hendaknya menjauhi tindakan demikian.

Penilaian ini dia kemukakan dalam pidato di depan para penyair Iran pada peringatan hari kelahiran puteri Rasulullah saw, Fatimah Zahra ra, di Teheran Minggu (20/4/2014).

Dia juga menegaskan, “Kami sudah berulangkali menekankan keharusan menghindari tindakan membangkitkan sentimen kemazhaban dalam forum-forum keagamaan, karena jelas sekali bahwa membangkitkan ikhtilaf antarumat Islam tak ubahnya dengan mempertajam pedang musuh dalam upaya mewujudkan ambisinya.”

Pemimpin beserban hitam ini menyerukan kepada para alim ulama di seluruh dunia supaya berjuang menggalang persatuan Islam.

“Kami merasa bangga atas pemimpin besar kami yang mulia (Imam Khomaini) karena telah mengibarkan bendera wilayat, dan menjadi perantara bagi umat Islam dunia, baik Syiah maupun non-Syiah, untuk berbangga dengan keislaman mereka. Hanya saja, kita tidak boleh mempertajam pedang musuh dengan membangkitkan ikhtilaf melalui perilaku dan statemen-statemen irasional,” ujar Khamenei. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL