polisi mesir bubarkan massaAlexandria, LiputanIslam.com – Satu gadis Mesir meninggal dunia Selasa (26/4) setelah menderita luka parah akibat ditabrak mobil polisi Mesir dalam peristiwa unjuk rasa protes rakyat negara ini terhadap penyerahan dua pulau Mesir kepada Arab Saudi .

Aljazeera melaporkan bahwa gadis itu ditabrak mobil polisi Mesir yang berusaha membubarkan massa yang menggelar unjuk rasa protes di kota Alexandria, Senin kemarin (25/4).

Gadis tersebut menjadi korban tewas pertama yang jatuh dalam demonstrasi protes terkait penyerahan dua pulau tersebut.

Menurut laporan BBC, kericuhan juga terjadi di Kairo, ibu kota Mesir, di mana polisi telah menembakkan gas air mata dan peluru senapan burung untuk membubar massa pengunjuk rasa.

Sebanyak ratusan massa berkumpul di kawasan Dokki dan menyeru Presiden Abdul Fattah al-Sisi mundur menyusul keputusannya menyerahkan dua pulau tersebut kepada Saudi.

Penyerahan dua pulau Tiran dan Sanafir milik Mesir oleh pemerintah Kairo kepada Arab Saudi telah membangkitkan gelombang protes baru di berbagai wilayah Mesir. Dalam peristiwa unjuk rasa yang terjadi Senin kemarin di sejumlah provinsi Mesir pasukan keamanan meringkus ratusan orang.

Sebuah kelompok hak asasi manusia terkemuka mengataki telah mendokumentasikan 133 penangkapan hanya dalam waktu tiga jam, termasuk 11 wartawan.
Al-Sisi Minggu lalu (24/4) menyatakan ada “pasukan setan” yang menggalang konspirasi untuk mengacaukan keamanan Mesir. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL