john kerryWashington, LiputanIslam.com – Menteri Luar Amerika Serikat (AS) John Kerry menyatakan negaranya telah membuang-buang waktu dalam perang untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad di Suriah. Dia berkata demikian dalam sebuah rapat tertutup dengan pihak oposisi Suriah di Washington Kamis lalu.

“Satu tahun kita membuang waktu begitu saja,” keluh dia, sebagaimana dilaporkan FNA seraya mengutip laporan The Daily Beast Selasa (13/5/2014).

“Saya kira kita telah mengalami kemunduran akibat tidak terkordinasinya pengiriman bantuan militer dan persenjataan,” lanjut John Kerry.

Dia juga mengatakan, “Berbagai negara yang sudah berusaha memberikan bantuan kepada Pasukan Kebebasan Suriah (FSA) dalam memerangi Bashar al-Assad sebenarnya telah gagal meraih tujuan mereka. Tidak terkordinasinya antarnegara ini telah menimbulkan kegagalan yang mencolok dalam menghadapi Assad.”

Pernyataan-pernyataan Kerry dalam rapat tertutup itu diungkap oleh tiga peserta rapat yang meminta supaya namanya dirahasiakan. Disebutkan bahwa rapat di Washington itu juga dihadiri beberapa pejabat Kementerian Luar Negeri dan sedikitnya satu anggota Dewan Keamanan Nasional AS serta para wakil dari beberapa kelompok oposisi Suriah.

Menurut tiga peserta tersebut, pernyataan itu dikemukakan Kerry di tengah pembahasan mengenai upaya-upaya baru untuk mengordinasikan bantuan dan persenjataan kepada para pemberontak Suriah.

Laporan The Daily Beast juga menyebutkan bahwa pada awal-awal tahun ini para pemimpin badan intelijen dari beberapa negara Arab telah berkunjung ke Washington untuk mendapatkan kesepakatan dengan para pejabat AS mengenai sentralisasi penyaluran bantuan kepada pemberontak Suriah. (mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL